PERANCANGAN UI/UX APLIKASI LAYANAN DESA MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING PADA DESA NAGRAK UTARA KABUPATEN SUKABUMI
Abstract
Pengelolaan informasi berbasis digital telah menjadi kebutuhan mendasar dalam administrasi organisasi, termasuk pada tingkat pemerintahan desa. Desa Nagrak Utara menghadapi permasalahan berupa keterbatasan akses layanan administrasi yang mengharuskan masyarakat hadir secara langsung ke kantor desa, sehingga menimbulkan lambatnya respons pelayanan dan tidak adanya standar desain sistem yang menyebabkan inefisiensi alur kerja secara teknis. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna (UI/UX) aplikasi layanan desa yang inklusif dan mudah digunakan guna mendorong transformasi administrasi tradisional menuju sistem pelayanan digital yang dapat diakses secara luas. Metode yang digunakan adalah Design Thinking dengan pendekatan berbasis manusia (human-centered), meliputi tahap Empathize dan Define untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan, tahap Ideate untuk menghasilkan solusi kreatif, tahap Prototype untuk membangun purwarupa interaktif, serta tahap Test untuk mengevaluasi kegunaan dan ketepatan solusi yang dirancang. Hasil penelitian berupa prototipe aplikasi layanan desa yang telah diuji dan memungkinkan perangkat desa mengelola layanan publik secara mandiri, responsif, dan terstandarisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital di Desa Nagrak Utara memerlukan fondasi visual dan pengalaman pengguna yang tepat agar pelayanan publik dapat berjalan secara efektif dan adaptif terhadap kebutuhan teknologi masa kini
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









