TATA KELOLA KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE MENGGUNAKAN ISO/IEC 42001: PENDEKATAN KONSEPTUAL
Abstract
Transformasi digital telah mendorong organisasi untuk mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) ke dalam Knowledge Management System (KMS) untuk mengoptimalkan proses penciptaan dan pengelolaan pengetahuan berbasis model SECI. Namun, sebagian besar penelitian masih berfokus pada aspek fungsional KMS berbasis AI tanpa memperhatikan aspek tata kelola yang memastikan penggunaan AI berjalan secara bertanggung jawab, etis, dan akuntabel. Risiko seperti bias algoritma, ambiguitas akuntabilitas, dan pelanggaran privasi data menjadi tantangan nyata yang belum terjawab oleh kerangka yang ada, di mana hanya 28% framework yang menawarkan strategi mitigasi yang dapat diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual tata kelola KMS berbasis AI yang mengintegrasikan model SECI, pendekatan human-AI symbiosis, dan standar ISO/IEC 42001:2023. Metode yang digunakan adalah integrative review melalui sintesis literatur dari basis data Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect, dengan 11 referensi utama yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menghasilkan AI-Governed Knowledge Management System Framework (AGKMS-F) yang terdiri dari tiga lapisan: lapisan fondasi berbasis model SECI, lapisan kolaborasi berbasis human-AI symbiosis, dan lapisan tata kelola berbasis ISO/IEC 42001:2023. Framework ini menyediakan matriks operasional praktis yang menjembatani gap antara inovasi teknologi AI dalam KM dan kebutuhan tata kelola yang etis dan terstruktur.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









