ANALISIS AKURASI DAN STABILITAS SENSOR SUHU LOW-COST DAN INDUSTRIAL GRADE PADA SISTEM IOT BERBASIS EDGE COMPUTING

  • Aji Nurrohman Teknik Informatika, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Pramono pramono Teknik Informatika, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Nibras Faiq Muhammad Teknik Informatika, Universitas Duta Bangsa Surakarta

Abstract

Perkembangan Internet of Things (IoT) mendorong penggunaan sensor suhu pada berbagai sistem monitoring yang memerlukan pengukuran secara real-time. Keandalan sistem tersebut sangat dipengaruhi oleh akurasi dan stabilitas sensor yang digunakan. Namun, perbedaan performa antara sensor suhu low-cost dan industrial grade pada sistem IoT berbasis edge computing masih memerlukan kajian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat akurasi serta stabilitas kedua jenis sensor suhu tersebut. Metode penelitian dilakukan dengan mengimplementasikan sensor DHT22 dan DS18B20 pada satu platform IoT berbasis edge computing. Pengujian dilakukan pada kondisi lingkungan dan interval pengambilan data yang sama, kemudian hasil pengukuran dibandingkan dengan alat referensi terkalibrasi. Evaluasi dilakukan menggunakan parameter Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), Mean Relative Error (MRE), dan standar deviasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DS18B20 memiliki nilai MAE sebesar 0,13°C, RMSE sebesar 0,13°C, dan MRE sebesar 0,49%, sedangkan sensor DHT22 memperoleh nilai MAE sebesar 0,63°C, RMSE sebesar 0,63°C, dan MRE sebesar 2,43%. Kedua sensor menghasilkan nilai standar deviasi sebesar 0,30°C yang menunjukkan kestabilan pengukuran yang baik. Berdasarkan hasil tersebut, DS18B20 memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan DHT22 dan lebih sesuai digunakan pada aplikasi monitoring suhu yang membutuhkan presisi tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-10-02