INTEGRASI HIBRIDA AHP-TOPSIS DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN STRATEGI ADOPSI GENERATIVE AI PADA EKOSISTEM KONTEN KREATOR
Abstract
Pesatnya perkembangan industri kreatif digital menuntut pembuat konten (content creator) untuk memproduksi materi secara cepat dan efisien dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Namun, pemilihan strategi adopsi AI yang tepat menjadi permasalahan kompleks karena adanya konflik kepentingan antara efisiensi biaya produksi dan maksimalisasi interaksi audiens (engagement). Penelitian ini melibatkan 5 pakar pembuat konten profesional sebagai responden dalam proses pembobotan untuk membangun model sistem pendukung keputusan yang objektif guna membantu pembuat konten menentukan strategi adopsi Generative AI yang paling efektif. Metode yang digunakan adalah integrasi hibrida Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk pembobotan kriteria dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk perangkingan alternatif. Kriteria evaluasi meliputi biaya perangkat, waktu produksi, potensi engagement, kompleksitas implementasi, dan fleksibilitas adaptasi tren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Hybrid Human + AI (A5) merupakan pilihan paling optimal dengan nilai preferensi tertinggi sebesar 0,658, mengungguli strategi otomatisasi penuh AI Fully Automation (A1) yang menempati peringkat terendah dengan nilai 0,359. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara kreativitas manusia dan efisiensi mesin memberikan keseimbangan terbaik bagi keberhasilan konten digital dibandingkan otomatisasi murni
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









