IMPLEMENTASI FILE SERVER DENGAN MANAJEMEN USER DAN HAK AKSES MENGGUNAKAN SAMBA PADA SISTEM OPERASI KALI LINUX
Abstract
Pertukaran data yang aman dan efisien merupakan kebutuhan krusial dalam infrastruktur jaringan lokal organisasi modern. Tanpa mekanisme kontrol yang memadai, aksesibilitas terbuka menimbulkan risiko modifikasi ilegal dan kebocoran data sensitif, sehingga diperlukan sistem manajemen hak akses yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan file server berbasis Samba pada sistem operasi Kali Linux dengan manajemen user dan kontrol hak akses yang terorganisasi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), meliputi instalasi Samba, konfigurasi direktori berbagi, pembentukan grup pengguna, pengaturan hak akses sistem berkas (chmod/chown), serta konfigurasi smb.conf. Pengujian dilakukan melalui pendekatan Black Box Testing menggunakan perintah smbclient, testparm, dan smbstatus. Hasil implementasi menunjukkan keberhasilan pembangunan dua jenis folder berbagi, yaitu folder publik dengan akses baca saja (read-only) dan folder keuangan privat dengan akses baca-tulis (read-write) berbasis autentikasi. Samba terbukti efektif mengelola autentikasi pengguna, mencegah akses tidak sah, serta mendukung integrasi lintas platform Linux-Windows. Parameter nologin berhasil membatasi akses shell terminal sehingga meningkatkan keamanan server secara keseluruhan
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









