CLUSTERING TINGKAT BURNOUT MAHASISWA BERDASARKAN POLA SCREEN TIME DAN KUALITAS TIDUR MENGGUNAKAN K-MEANS
Abstract
Burnout akademik adalah kondisi kelelahan emosional, mental, dan fisik yang dialami mahasiswa akibat tingginya tuntutan akademik di era pendidikan modern. Pola screen time yang tinggi dan kualitas tidur yang buruk diduga menjadi faktor risiko utama yang memperparah kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan tingkat burnout mahasiswa berdasarkan pola screen time dan kualitas tidur menggunakan algoritma K-Means Clustering. Data dikumpulkan dari 130 mahasiswa aktif jenjang S1 melalui kuesioner online, dengan pengukuran kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan tingkat burnout menggunakan skala Likert berbasis empat indikator burnout akademik. Hasil clustering menghasilkan tiga kelompok, yaitu Burnout Rendah (68 mahasiswa, 52,31%), Burnout Sedang (20 mahasiswa, 15,38%), dan Burnout Tinggi (42 mahasiswa, 32,31%), dengan Silhouette Score 0,3056. Temuan menunjukkan bahwa kualitas tidur memiliki korelasi lebih kuat terhadap tingkat burnout (r = 0,385) dibandingkan screen time (r = 0,108), sehingga perbaikan kualitas tidur direkomendasikan sebagai langkah utama pencegahan burnout akademik
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









