ANALISIS EFEKTIVITAS PENDEKATAN BRANCHING STORY PADA GAME EDUKASI INSIDEN HOTEL YAMATO TERHADAP RETENSI DAN AKURASI PEMAHAMAN SEJARAH
Abstract
Game Based Education terbukti efektif sebagai media pembelajaran sejarah, dan mekanik branching story semakin banyak diterapkan untuk menghadirkan pengalaman yang interaktif melalui jalur cerita alternatif (what-if). Namun, eksposur terhadap jalur fiktif menimbulkan kekhawatiran bahwa pemain berpotensi sulit membedakan fakta sejarah dari skenario hipotetis sehingga menurunkan akurasi pemahaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan branching story pada game edukasi "Insiden Hotel Yamato" terhadap retensi dan akurasi pemahaman sejarah pemain. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain two-group pre-test post-test, di mana 20 responden dibagi menjadi Kelompok A (jalur utama) dan Kelompok B (jalur alternatif what-if) yang mengerjakan instrumen retensi fakta dan akurasi fakta-fiksi. Hasil menunjukkan Kelompok A mencapai post-test retensi 95,0% (peningkatan 62,5 poin) dan Kelompok B 87,5% (peningkatan 57,5 poin), sedangkan akurasi fakta-fiksi Kelompok A 90,0% dan Kelompok B 86,7% dengan selisih 3,3 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem peringatan alur alternatif membantu pemain membedakan fakta dari fiksi, sehingga branching story dapat diterapkan pada game edukasi sejarah tanpa mengorbankan akurasi pemahaman
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









