PENGEMBANGAN MODEL ADOPSI AI UMKM PEDESAAN MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY-ORGANIZATION-ENVIRONMENT

  • Desy Candra Novitasari Informatika, Universitas Ahmad Dahlan, Bisnis Digital, Universitas Kepanjen
  • Imam Riadi Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
  • Herman Herman Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya Large Language Models (LLM), telah mentransformasi lanskap bisnis global, namun tingkat adopsinya pada UMKM pedesaan masih sangat terbatas. Kesenjangan ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta minimnya dukungan ekosistem yang spesifik sesuai konteks pedesaan. Penelitian ini berfokus pada adopsi AI/LLM dalam konteks pemasaran digital dan layanan pelanggan, dengan contoh use case seperti pembuatan konten promosi otomatis, chatbot untuk menjawab pertanyaan pelanggan, serta analisis sentimen terhadap ulasan produk. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model konseptual adopsi AI pada UMKM pedesaan dengan menggunakan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE) sebagai landasan analisis. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap artikel-artikel terkait adopsi AI, penerapan TOE framework, serta karakteristik UMKM pedesaan yang dipublikasikan pada periode 2022–2026. Hasil review mengidentifikasi bahwa faktor-faktor dalam dimensi teknologi meliputi relative advantage, compatibility, complexity, LLM capability, dan cost efficiency; dimensi organisasi meliputi digital literacy, leadership support, dan resource readiness; serta dimensi lingkungan meliputi competitive pressure, government support, dan digital ecosystem support. Penelitian ini juga menemukan bahwa dalam konteks pedesaan, faktor digital ecosystem support berperan sebagai prasyarat utama, cost efficiency harus dipahami berdasarkan total cost of ownership, serta digital literacy memoderasi hubungan antara dukungan kepemimpinan dan adopsi AI

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-10-02