ANALISIS KOMPARATIF KEAMANAN PROTOKOL MQTT MENGGUNAKAN ENKRIPSI AES-256 DAN TRANSPORT LAYER SECURITY (TLS) BERBASIS SOFTWARE-DEFINED SIMULATION

  • Ahmad Iwan Setiawan Rekayasa Keamanan Siber, Politeknik Angkatan Darat
  • Yohanes Dwi Cahyono Rekayasa Keamanan Siber, Politeknik Angkatan Darat
  • Heri Setiawan Rekayasa Keamanan Siber, Politeknik Angkatan Darat

Abstract

Perkembangan ekosistem Internet of Things (IoT) memicu peningkatan risiko keamanan pada jalur transmisi data, khususnya yang mengandalkan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT). Sifat bawaan MQTT yang mengirimkan data tanpa enkripsi menyebabkan paket informasi rentan terhadap serangan penyadapan (packet sniffing). Penelitian ini menguji model pengamanan data IoT secara virtual menggunakan algoritma Advanced Encryption Standard (AES-256) mode Cipher Block Chaining (CBC) melalui pendekatan software-defined simulation di lingkungan Google Colab. Eksperimen dievaluasi secara komparatif melalui tiga skenario utama: tanpa enkripsi (no_enc), enkripsi level aplikasi (aes_only), serta enkripsi kombinasi jaringan (aes_tls). Hasil simulasi menunjukkan bahwa integrasi AES-256 CBC mampu melindungi data secara mutlak dari intersepsi pihak ketiga. Implementasi ini memicu konsekuensi teknis berupa peningkatan ukuran paket data (size overhead) sebesar 8,47% hingga 8,59% sebagai dampak dari mekanisme pembulatan blok padding. Namun, beban komputasi waktu eksekusi yang dibutuhkan sangat minimal, yakni berada pada rentang 0,012 ms hingga 0,016 ms, sehingga sangat layak diaplikasikan pada infrastruktur IoT

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-10-05