Analisis Perbandingan Diameter Saringan Sampah Pada Mesin Hammer Mill Pengolahan Sampah
Abstract
Sampah merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi Indonesia akibat peningkatan populasi dan aktivitas manusia yang menyebabkan peningkatan volume sampah. Pengelolaan sampah yang sistematis dan berkelanjutan diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi daur ulang. Mesin Hammer Mill menjadi solusi efektif dalam menghancurkan dan menggiling berbagai jenis sampah seperti organik, plastik, kertas, dan sampah konstruksi menjadi partikel yang lebih kecil. Penelitian ini berfokus pada analisis variasi diameter saringan pada mesin Hammer Mill untuk menentukan pengaruhnya terhadap efisiensi proses penghancuran sampah. Tiga diameter saringan, yaitu 14 mm, 16 mm, dan 18 mm, diuji untuk mengukur output yang dihasilkan dalam hal kecepatan dan ukuran partikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saringan dengan diameter 18 mm memiliki kecepatan produksi tertinggi, sedangkan saringan 14 mm menghasilkan partikel yang lebih halus namun dengan proses penghancuran yang lebih lambat. Diameter 16 mm menawarkan keseimbangan antara ukuran partikel dan kecepatan pengolahan. Dengan memahami pengaruh diameter saringan ini, proses pengolahan sampah dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil yang sesuai dengan kebutuhan, baik untuk komposting maupun daur ulang, sehingga sampah yang dihasilkan dapat diolah secara lebih efisien dan tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
