Analisa Pengaruh Pembebanan dan RPM terhadap Kapasitas Pengangkutan Conveyor Portable Mesin Pengolah Sampah Plastik
Abstract
Permasalahan pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, masih menjadi tantangan serius di Indonesia karena kapasitas tempat pembuangan akhir yang terbatas dan tingginya volume limbah non-organik. Untuk mendukung proses daur ulang sampah, diperlukan sistem pengolahan yang efisien, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi conveyor sebagai alat bantu pengangkutan dalam mesin pencacah sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi pembebanan dan putaran motor (RPM) terhadap kapasitas pengangkutan conveyor portabel pada mesin pengolah sampah plastik. Metode yang digunakan adalah eksperimen langsung dengan variabel bebas berupa pembebanan (1 kg, 2 kg, dan 3 kg) serta RPM motor (150, 300, dan 450). Variabel terikatnya adalah kecepatan belt dan kapasitas pengangkutan. Uji coba dilakukan di Laboratorium Manufaktur Teknik Mesin ITN Malang dengan alat bantu tachometer dan stopwatch untuk mengukur waktu dan kecepatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan RPM menghasilkan peningkatan kecepatan belt conveyor, dari 0,19 m/s pada 150 RPM hingga 0,36 m/s pada 450 RPM. Demikian pula, kapasitas pengangkutan meningkat seiring bertambahnya beban dan RPM, dari 0,076 kg/s hingga 0,136 kg/s. Menunjukkan bahwa kapasitas pengangkutan tidak hanya dipengaruhi oleh kecepatan belt, tetapi juga oleh massa material yang diangkut. Efisiensi sistem conveyor meningkat secara linier terhadap penambahan RPM dan beban, sesuai prinsip mekanika dasar dan desain roller conveyor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa baik pembebanan maupun RPM berpengaruh signifikan terhadap kapasitas pengangkutan conveyor, sehingga parameter ini perlu dioptimalkan dalam pengembangan mesin pengolah sampah plastik berjenis portabel.
