Analisis Model Spokes pada Ban Tanpa Udara (Airless Tire) terhadap Kekuatan Struktur Ban untuk Mobil MPV dengan Metode Elemen Hingga
Abstract
Permasalahan yang muncul dari penggunaan ban pneumatic rentan terhadap kebocoran, ban meletus, harus mengatur tekanan agar mendapatkan kondisi berkendara yang nyaman. Didalam penelitian ini spokes (jari-jari) merupakan kombinasi antara kekakuan dan ketahanan di bawah beban kompresi-tegangan siklik pada spokes ban tanpa udara. Metode yang digunakan adalah Metode Elemen Hingga. Dengan melalui proses perancangan dengan software Autodesk inventor lalu dianalisis dengan ansys workbench untuk menetahui nilai deformasi, equivalent stress, dan nilai safety factor yang ada pada airless tire (ban tanpa udara) tipe tweel dan honeycomb untuk mobil jenis MPV berdimensi 185/65 Ring 15 Inchi. Hasil simulasi static structure dengan pembebanan yang mengacu pada mobil Toyota Avanza dengan massa 1.085 kg. Didapatkan nilai rata-rata stress pada airless tire tipe tweel 1.151 Mpa lebih besar dibandingkan dengan airless tire tipe honeycomb dengan nilai distribusi tegangan 0.84635 Mpa. Untuk nilai rata-rata deformasi ban tanpa udara tipe spokes tweel yaitu 878.35 mm dan untuk ban tanpa udara tipe spokes honeycomb nilai rata-rata deformasi 150,83 mm. Nilai deformasi semakin besar maka tingkat kerusakannya semakin tinggi. Pada airless tire tipe honeycomb memiliki nilai rata-rata faktor keamanan minimal sebesar 10.533 dibandingkan dengan ban tanpa udara tipe spokes tweel dengan nilai rata-rata faktor keamanan sebesar 8.8338. Dapat disimpulkan bahwa spokes tipe honeycomb direkomendasikan untuk mobil MPV dengan dimensi ban 185/65 Ring 15 Inchi.
