Analisis Pengaruh Persentase Briket Sekam Padi dan Kulit Singkong Menggunakan Perekat Kalsium Food Grade terhadap Karakteristik Briket

  • Pradana Yopi Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Djoko Hari Praswanto Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang, Jawa Timur, Indonesia

Abstract

Penggunaan energi fosil terutama pada batu bara makin tahun makin meningkat penggunaannya, di samping itu bahan bakar fosil seperti batu bara adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi sehingga eksploitasi besar – besaran dilakukan seluruh negara di dunia, termasuk di Indonesia. Dari permasalahan tersebut penelitian ini dapat dilaksanakan dengan membuat energi alternatif biomassa. Biomassa dalam penelitian kali ini adalah biobriket, yang dibuat dengan komposisi sekam dan kulit singkong yang banyak menjadi limbah ditengah masyarakat dan minim pengolahan pada limbah ini. Penelitian kali ini dilakukan pada 6 jenis sampel dengan komposisi  60 : 40, 50 : 50, dan 40 : 60 dengan perekat calcium food grade dan tanpa perekat calcium food grade. Dilakukan pengujian nilai kalor, kadar air, laju pembakaran dan laju nyala api pada ke 6 sampel tersebut. 3 sampel tanpa perekat calcium food grade mendapat banyak keunggulan dari pada 3 sampel yang menggunakan perekat calcium food grade. Sampel E adalah sampel dengan hasil terbaik dengan komposisi 50 : 50, kulit singkong 20gr dan sekam 20gr tanpa menggunakan perekat, dari sampel E didapatkan nilai kalor 3793 kal/gr, kadar air 31,16%, laju pembakaran 0,038 gr/menit dan laju nyala 03.55 menit.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-03-30
Section
Articles