Analisa Variasi Temperatur dan Waktu Pemanasan Dengan Proses Penyambungan Butt Welding Pada Drive Belt (Round Belt) Pada Mesin Packer Gd X2 di PT X

  • Yusron Isman Dermawan Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • I Komang Astana Widi Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Bagus Setyo Widodo Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Drive belt (Round Belt) merupakan salah satu spare part yang sangat dibutuhkan untuk mendukung operasional mesin packer X2. Berbahan dasar Thermoplastik Polyurethan menjadikan drive belt ini memiliki sifat mekanik yang tahan terhadap abrasi, kekuatan tarik tinggi, ketahanan terhadap bahan bakar, miyak, maupun grease serta tidak mudah putus. Tetapi karena operasional yang terus menerus dan beban yang terjadi pada drive belt membuat kekuatan drive belt akan terus berkurang dan dapat putus. Sehingga perlu adanya perbaikan dengan cara penyambungan. Untuk itu diperlukan penelitian guna menemukan temperature dan waktu pemanasan yang paling efisien. Dari pengujian yang dilakukan didapatkan nilai pengujian tarik terendah terdapat pada temperatur pemanasan 230°C dan waktu pemanasan 3 detik. Sedangkan untuk nilai pengujian tarik tertinggi terdapat di temperatur pemanasan 200°C dan waktu pemanasan 5 detik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa temperatur pemanasan paling optimal adalah 200°C dan waktu pemanasan 5 detik. Dari specimen dengan nilai uji tarik tertinggi itu, bila disimulasikan dengan simulator rotasi drive belt dapat menempuh sebanyak 9.841 siklus. Hasil pengujian tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan penyambungan drive belt agar dapat mengurangi down time mesin.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-10-31
Section
Articles