Analisa Kalor dan Laju Pembakaran pada Briket Campuran Batok Kelapa dan Ampas Kopi Menggunakan Perekat Tepung Kanji dan Minyak Sawit

  • Aldi Wiranata ITN Malang
  • Djoko Hari Praswanto Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan energi alternatif melalui pembuatan briket menggunakan limbah biomassa seperti batok kelapa dan ampas kopi. Dalam eksperimen ini, digunakan perekat tepung kanji dan minyak sawit sebagai campuran untuk menciptakan briket. Kualitas briket, yang diukur melalui nilai kalor, dipengaruhi oleh proporsi ampas kopi dalam campuran, serta beberapa faktor lain seperti struktur bahan, kandungan karbon terikat, kekerasan material, dan kadar air. Kandungan air yang rendah dalam briket mempercepat proses penyalaan, namun lama pembakaran dipengaruhi oleh sebaran campuran dan tingkat kelembapan. Pengeringan briket dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran dengan proporsi 80:0:24:24 (ampas kopi, batok kelapa, tepung kanji, dan minyak sawit) menghasilkan nilai kalor tertinggi sebesar 5217,612 kalori per gram. Sementara itu, campuran dengan proporsi 0:80:24:24 memiliki waktu penyalaan api awal yang paling singkat, yaitu hanya 28,81 detik, namun laju pembakarannya paling rendah, sebesar 0,128 gram per menit.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-20
Section
Articles