CITY HOTEL DI LAHAN SEMPIT KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER
Main Article Content
Abstract
Kota malang merupakan kota di Jawa timur terbesar kedua setelah Surabaya. Kota Malang terkenal sebagai kota pariwisata, kota seni dan kota bunga, sehingga banyak destinasi wisata yang menjadi tujuan bagi para wisatawan. Untuk mendukung kegiatan pariwisata tersebut maka perlu adanya fasilitas pendukung. Salah satu solusi pendukung kegiatan pariwisata di Kota Malang adalah dengan adanya City Hotel, namun wilayah kota Malang memiliki keterbatasan lahan dikarenakan meningkatnya populasi penduduk sehingga tidak ada lahan yang digunakan untuk membangun city hotel tersebut, maka dari itu perlu adanya tantangan baru merancang city hotel dengan lahan sempit. Metode yang digunakan adalah forcebased framework, metode dengan mengumpulkan data yang akan dijadikan batasan dalam merancang. Pendekatan tema menggunakan tema arsitektur kontemporer dengan kriteria rancangan; bangunan yang kokoh, memiliki konsep ruang terbuka, fasad transparan, eksplorasi lanskap dan gubahan ekspresif dinamis. Hasil rancangan city hotel yang diharapkan yaitu memaksimalkan penggunaan ruang yang optimal dengan bentuk bangunan secara vertical, serta mempertimbangkan aspek kenyamanan dan efisiensi ruang sesuai kebutuhan standart city hotel.