APARTEMEN DI KOTA SURABAYA TEMA: ARSITEKTUR HIJAU

Main Article Content

Rambu Piras Apu Dapa Betung
Debby Budi Susanti
Sri Winarni

Abstract

Surabaya merupakan kota terbesar di Jawa Timur. Dalam menghadapi tantangan urbanisasi yang pesat, tingkat kepadatan penduduk di Surabaya menjadi meningkat. Hal ini menyebabkan keterbatasan lahan huni dan polusi udara sehingga mendorong perubahan pola hunian dari rumah tapak ke hunian vertikal. Polusi udara juga berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Maka, fokus utama perancangan ini adalah merancang apartemen yang menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan lahan huni. Metode perancangan menggunakan metode force based framework yang berfokus pada context, culture, dan needs dengan pendekatan arsitektur hijau guna menciptakan lingkungan hunian yang berkualitas melalui efisiensi energi dengan optimalisasi pencahayaan dan ventilasi alami, desain adaptif terhadap iklim lokal melalui orientasi bangunan yang mempertimbangkan arah angin dan sinar matahari, vegetasi untuk meningkatkan kualitas udara, estetika, dan kenyamanan termal, serta pemanfaatan material terbarukan yang ramah lingkungan. Hasil perancangan yaitu menghadirkan hunian apartemen yang responsif terhadap iklim, hemat energi, dan dapat mendukung kualitas hidup penghuni secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles