https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/issue/feedPengilon: Jurnal Arsitektur2025-08-17T05:08:42+07:00M Nelza Mulki Iqbal, ST., M.Scnelzamiqbal@lecturer.itn.ac.idOpen Journal Systemshttps://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15884AQUA SPACE (Aquarium Co-Working Space) TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK2025-08-14T11:09:35+07:00Muhammad Dicky Feryansyahmd.feryansyah@gmail.comBayu Teguh Ujiantobayu_teguh@lecturer.itn.ac.idJarot Wahyonojarotwahyono@lecturer.itn.ac.id<p>Kabupaten Gresik merupakan kabupaten dengan jumlah pekerja yang tinggi dan mobilitas yang tinggi, sehingga rentan terhatap stres dan tekanan. Selain itu banyaknya jumlah pabrik industri di Kabupaten Gresik menimbulkan tingginya pembuangan limbah industri yang mengakibatkan ekosistem alam di Kabupaten Gresik terganggu, terutama di bagian lautnya. Dengan rangkaian permasalahan tersebut, perancangan Aqua Space (Aquarium Co-Working Space) hadir dengan konsep bangunan yang memiliki prinsip Arsitektur Biofilik dan dilakukan dengan pendekatan metode force – based. Penggabungan dua konsep yang berbeda di suatu tempat, antara Aquarium dan Co-Working Space, maka Aqua Space hadir sebagai kantor yang menerapkan suasana laut di dalamnya sebagai alat untuk mengurangi stres/tekanan bagi para pekerja serta untuk tempat melestarikan ikan-ikan yang terancam oleh limbah industri di Kabupaten Gresik.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15886SENTRA MITIGASI SEMERU TEMA: ARCHITECTURE FOLDABLE2025-08-14T11:13:47+07:00Hans Bhagas Pratamahansbagaspratama2587@gmail.comSuryo Tri Harjantototosuryo@lecturer.itn.ac.idSri Winarnisriwinarni@lecturer.itn.ac.id<p>Wilayah Kabupaten Lumajang merupakan salah satu daerah Provinsi Jawa Timur. Secara geografis kabupaten Lumajang berada di kawasan lereng Gunung Semeru pada dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Gunung semeru adalah gunung berapi aktif dan gunung tertinggi dipulau jawa, jika terjadi erupsi dapat menyebabkan dampak yang signifikan seperti kerusakan infrastruktur, gangguan kesehatan dan korban jiwa. Wilayah Lumajang belum memiliki pemetaan kawasan rawan bencana, khususnya mengurangi risiko dan dampak letusan gunung semeru, sebagai upaya mitigasi bencana yang efektif. Salah satu langkah strategis adalah dengan merancang sentra mitigasi semeru, yang berfungsi sebagai pusat edukasi dan evakuasi. Metode perancangan menggunakan metode concept based framework, mengambil berdasarkan permasalahan lingkungan setempat. Pendekatan tema menggunakan tema foldable dengan penerapan fasad adaktif pada bangunan. Hasil dari rancangan sentra mitigasi semeru memberikan solusi komprehensif terhadap berbagai permasalahan yang ada, sekaligus menangani isu - isu yang telah diidentifikasi. Pendekatan desain yang dinamis serta respon permasalahan modern, tahan terhadap pengaruh iklim serta penggunaan pada masyarakat, dengan mempertimbangkan berbagai aspek analisa seperti penataan ruang, material dan bentukan. Dengan perancangan ini diharapkan bangunan sentra mitigasi semeru dapat menjadi fasilitas pusat edukasi dan evakuasai pada saat bencana erupsi terjadi.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15887PUSAT OLAHRAGA UNTUK ATLET DISABILITAS TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU2025-08-14T11:18:14+07:00Bayu Anggara Putrabayuanggara12082002@gmail.comGaguk Sukowiyonogaguk_sukowiyono@lecturer.itn.ac.idDebby Budi Susantibudisusantidebby@lecturer.itn.ac.id<p>Di Kota Praya, banyak terdapat fasilitas olahraga, namun saat ini belum ada sarana olahraga yang memfasilitasi untuk penyandang disabilitas. Oleh karena itu, isu yang diangkat itu adalah fasilitias-fasilitas olahraga ini belum adaktif terhadap difabel. Dengan demikian fasilitas olahraga difabel dapat diterapkan dengan pendekatan arsitektur perilaku. Maka, untuk mencapaian permasalahan ini dengan menggunakan metode force besad. Sehingga untuk mencakup permasalahan ini dengan idenya itu adalah sarana olahraga yang adaktif terhadap disabilitas. maka, hasilnya perancangan pusat olahraga untuk atlet disabilitas ini di desain dengan memperhatikan keunikan perilaku disabilitas, melakukan analisis disabilitas, dan menerapkan varibel tema ke perancangan seperti sirkulasi di lebarkan, tidak berkelok-kelok , material , dan tekstur yang memberikan kenyamanan dan aman terhadap pengguna.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15888CITY HOTEL DI LAHAN SEMPIT KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER2025-08-14T11:21:54+07:00Mochammad Firdaus Ardiansyahardiansyahfirr@gmail.comAdhi Widyartharaadhiwidyarthara@gmail.comSri Winarnisriwinarni@lecturer.itn.ac.id<p>Kota malang merupakan kota di Jawa timur terbesar kedua setelah Surabaya. Kota Malang terkenal sebagai kota pariwisata, kota seni dan kota bunga, sehingga banyak destinasi wisata yang menjadi tujuan bagi para wisatawan. Untuk mendukung kegiatan pariwisata tersebut maka perlu adanya fasilitas pendukung. Salah satu solusi pendukung kegiatan pariwisata di Kota Malang adalah dengan adanya City Hotel, namun wilayah kota Malang memiliki keterbatasan lahan dikarenakan meningkatnya populasi penduduk sehingga tidak ada lahan yang digunakan untuk membangun city hotel tersebut, maka dari itu perlu adanya tantangan baru merancang city hotel dengan lahan sempit. Metode yang digunakan adalah forcebased framework, metode dengan mengumpulkan data yang akan dijadikan batasan dalam merancang. Pendekatan tema menggunakan tema arsitektur kontemporer dengan kriteria rancangan; bangunan yang kokoh, memiliki konsep ruang terbuka, fasad transparan, eksplorasi lanskap dan gubahan ekspresif dinamis. Hasil rancangan city hotel yang diharapkan yaitu memaksimalkan penggunaan ruang yang optimal dengan bentuk bangunan secara vertical, serta mempertimbangkan aspek kenyamanan dan efisiensi ruang sesuai kebutuhan standart city hotel.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15932RENTAL OFFICE DI KOTA SURABAYA TEMA: BIOPHILIC ARCHITECTURE2025-08-17T01:17:47+07:00Raihan Farras Arifinraihan.fa75@gmail.comDebby Budi Susantibudisusantidebby@lecturer.itn.ac.idBayu Teguh Ujiantobayu_teguh@lecturer.itn.ac.id<p>Kota Surabaya, sebagai ibukota Jawa Timur, mengalami pertumbuhan penduduk yang signifikan karena perkembangan perkotaan yang pesat, terutama di wilayah Surabaya Barat dan Timur, di mana permintaan ruang kantor meningkat. Konsep rental office menjadi alternatif menarik untuk mengatasi keterbatasan lahan di pusat kota. Stres kerja menjadi tantangan besar bagi karyawan di perkantoran, dan desain arsitektur biophilic menawarkan solusi efektif dengan mengintegrasikan elemen alam seperti cahaya alami, tanaman, air, dan bahan alami ke dalam desain bangunan. Elemen-elemen ini mengurangi stres, meningkatkan kualitas udara, pencahayaan, dan suasana di tempat kerja. Dengan menerapkan konsep rental office berbasis biophilic, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang mendukung produktivitas, kesejahteraan, kreativitas, kolaborasi, dan kenyamanan psikologis karyawan di Kota Surabaya.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15933SEKOLAH INKLUSIF DISABILITAS SENI DAN BAKAT DI KOTA SURABAYA TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK2025-08-17T01:23:10+07:00Fajar Izzat Rafiuddinfajarizzat10@gmail.comDebby Budi Susantibudisusantidebby@lecturer.itn.ac.idJarot Wahyonojarotwahyono@lecturer.itn.ac.id<p>Pendidikan inklusif merupakan suatu pendekatan pendidikan yang inovatif dan strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi semua anak berkebutuhan khusus termasuk anak penyandang disabilitas. Pendidikan inklusi adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menyatukan anak-anak berkebutuhan khusus dengan anak-anak normal pada umumnya untuk belajar. Proses perancangan melibatkan beberapa tahapan identifikasi aksesibilitas dengan menggunakan metode kerangka berbasis kenyamanan melalui konsep Based Framework. Salah satu inovasi yang digunakan dalam perancangan kali ini adalah sekolah inklusif disabilitas seni dan bakat yang mengintegrasikan kenyamanan dalam aksesibilitas melalui kegiatan-kegiatan kesenian dan bermusik untuk membantu dalam merangsang kreativitas dan kognitif anak. Hasil desain perancangan pada sekolah inklusif disabilitas seni dan bakat disesuaikan dengan kebutuhan siswa (aksesibilitas, material, fitur pendukung) dalam menunjang kenyamanan psikologis, Sehingga diharapkan dengan adanya desain perancangan sekolah inklusif ini akan membantu anak disabilitas untuk berkembang dan berkreativitas.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15934BALAI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN APEL DI KOTA BATU TEMA: ARSITEKTUR EKOLOGIS2025-08-17T01:27:22+07:00Rosidhatul Fadilarosifadilaa@gmail.comGatot Adi Susilogatotadisusilo@gmail.comJarot Wahyonojarotwahyono@lecturer.itn.ac.id<p>Penurunan produksi apel di Kota Batu cukup memprihatinkan mengingat apel merupakan komoditas penting bagi Kota Batu karena tela menjadi ikon Kota Batu hingga saat ini dan dengan apel juga petani apel di Kota Batu menghidupi keluarganya. Perancangan balai penelitian dan pengembangan tanaman apel ini memilki tujuan untuk menyediakan fasilitas yang dapat memecahkan permasalahan tersebut tanpa menurunkan potensi alam yang ada. Tema yang digunakan adalah arsitektur ekologis yang merupakan tema arsitektur yang digambarkan sebagai arsitektur yang hendak merusak lingkungan sesedikit mungkin. Metode dalam perancangan ini menggunakan force-based framework yairu sebuah kerangka merancang yang mengacu pada factor luar bangunan. Dengan adanya perencanaan ini diharapkan dapat menghasilkan fasilitas yang dapat memecahkan permasalahan yang ada dengan memperhatikan lingkungan sehingga menghasilkan rancangan yang memperkecil kemungkinan kerusakan alam akibat pembangunan serta dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam sebaik mungkin.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15935PERANCANGAN HOTEL RESORT BINTANG 4 DI RIUNG NUSA TENGGARA TIMUR TEMA: ARSITEKTUR MODERN2025-08-17T01:34:55+07:00Rafael Mikael Rabu Rogaijangroga@gmail.comBayu Teguh Ujiantobayu_teguh@lecturer.itn.ac.idRedi Sigit Febriantoredi_sigit@lecturer.itn.ac.id<p>Hotel resort resort Bintang 4 di Riung, Nusa Tenggara Timur dirancang untuk mengatasi masalah kurangnya akomodasi berkualitas di daerah ini, yang mengakibatkan terbatasnya pilihan bagi wisatawan. Dengan hanya enam hotel resort resort bintang 4 di Flores pada tahun 2021, isu ini menciptakan tantangan bagi pengembangan pariwisata lokal dan mengurangi daya tarik wilayah tersebut.Karena itu dilakukan perancangana hotel resort bintang 4 di Riung, Nusa Tenggara Timur sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik destinasi melalui penyediaan fasilitas yang sesuai dan berstandar tinggi. Metode perancangan yang digunakan meliputi analisis lokasi strategis serta penerapan tema arsitektur modern yang menekankan fungsi dan pemanfaatan teknologi terkini. Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa desain hotel resort berhasil mengintegrasikan estetika modern dengan fasilitas yang memenuhi kebutuhan wisatawan, memberikan pengalaman menginap yang unik. Kehadiran resort hotel ini diharapkan bisa menarik banyak pengunjung dan mendukung perkembangan ekonomi lokal, sehingga menjadikan proyek ini signifikan bagi industri pariwisata di Nusa Tenggara Timur.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15936MUSEUM BAHARI NUSANTARA DI KOTA KUPANG, NTT TEMA: ARSITEKTUR POST-MODERN2025-08-17T01:39:26+07:00Aparicio Jose Soares Afonsoapariciosoares03@gmail.comBudi Fathonybudifathony21@yahoo.co.idBayu Teguh Ujiantobayu_teguh@lecturer.itn.ac.id<p>Kupang salah satu Kota yang memiliki sejarah panjang mengenai laut, mulai dari perdagangan di jaman VOC dan tradisi nelayang nya, namun kurangnya pengetahuan masyarakat lokal mengenai sejarah diakibatkan oleh dampak modernisasi dalam kehidupan masyarakat lokal sehingga identitas Kota Kupang sebagai Kota karang mulai terlupakan dan tradisi nelayang nenek moyang mereka juga sudah terkesan terlupakan, oleh karena itu dibutuhkan sarana dan prasaran untuk mewadahi berbagai kegiatan pembelajaran maupun penelitian bagai masyarakat. Tujuan dari rancangan museum bahari nusantara ini agar dapat menceritakan kembali mengenai sejarah bahari nusantara kepada pengunjung lokal maupun internasional. Metode perancangan dengan pendekatan tema arsitektur post-modern ini agar dapat mewujudkan dan mengankat kembali nilai nilai cagar budaya dan tradisi setempat sekaligus memperkenalkan kepada para pengunjung. Hasil dari rancangan ini mengunakan bentuk kapal cakalang dengan penerapan arsitektur post-modern ddengan tujuan agar dapat menampilkan identitas setempat dimana bangunan akan didirikan.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15937RECREATION DOME IN THE CITY: HOTEL RESOR AND NATURE CONSERVATION PARK2025-08-17T01:44:01+07:00Widya Poean Maharaniwidyapoeanmaharani15@gmail.comSuryo Tri Harjantototosuryo@lecturer.itn.ac.idAmar Rizqi Afdholyamar@lecturer.itn.ac.id<p>Sebagaimana daerah-daerah lainnya yang ada di Indonesia, Kota Tangerang Selatan mengalami permasalahan yang cukup serius terkait penurunan sumber daya alam, polusi udara, dan kerusakan lingkungan, hal ini disebabkan oleh pembangunan yang kurang memperhatikan lingkungan sekitar, kegiatan industri, dan minimnya ruang terbuka hijau. Selain itu, kota ini juga tidak memiliki destinasi wisata alam selayaknya kota-kota lain. Maka dari itu, fokus utama pada perancangan ini berupa perancangan hotel resor dan taman konservasi alam di dalam kubah. Perancangan hotel resor dan taman konservasi alam ini menyediakan fasilitas menginap sekaligus fasilitas rekreasi yang dapat melindungi lingkungan sekitar dengan cara melakukan pelestarian flora fauna yang ada serta mendukung pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Metode perancangan yang digunakan adalah Revealing Architectural Design Concept-based Framework dengan menggunakan pendekatan arsitektur biofilik. Dari isu dan metode perancangan yang dipilih, maka perancangan hotel resor dan taman konservasi alam ini mengusung konsep keterbukaan terhadap lingkungan yang diwujudkan melalui pemaksimalan pencahayaan alami, integrasi tanaman, serta penggunaan material alami dengan menciptakan ruang yang harmonis dengan alam serta berfungsi sebagai sarana edukasi dan konservasi bagi wisatawan.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15938PUSAT EDUKASI WISATA MANGROVE DI BONTANG TEMA: ARSITEKTUR EKOLOGIS2025-08-17T03:12:55+07:00Annisa Fitriannisafitri115@gmail.comGaguk Sukowiyonogaguk_sukowiyono@lecturer.itn.ac.idBayu Teguh Ujiantobayu_teguh@lecturer.itn.ac.id<p>Sebagai salah satu kota pesisir Kalimantan Timur, Bontang memiliki banyak hutan Mangrove yang tersebar di sekitar pantai, beberapa di antaranya telah dikembangkan sebagai tempat wisata. Selain potensi tersebut, Mangrove memiliki peran ekologis yang penting pada area pesisir serta memiliki pengembangan inovasi produk turunan. Namun potensi tersebut belum dikelola secara maksimal karena masih kurangnya sarana dan prasarana di bidang edukasi, ditambah dengan kondisinya saat ini yang memprihatinkan dari segi kondisi fisik, penataan, perawatan, maupun pengunjung dan menimbulkan permasalahan lingkungan yaitu tumpukan sampah plastik yang mencemari lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Pusat Edukasi Wisata Mangrove dirancang dengan metode force-based framework dan prinsip ekologis melalui integrasi desain dengan kondisi lingkungan maupun iklim pada tapak sebagai upaya untuk mengembangkan edukasi dan mengatasi permasalahan lingkungan area Mangrove di Kota Bontang serta mencapai hasil rancangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15939EDUWISATA BUDAYA BATIK PENDALUNGAN KOTA PROBOLINGGO TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR2025-08-17T03:35:35+07:00Nia Hussaniyah2022070@scholar.itn.ac.idDebby Budi Susantibudisusantidebby@lecturer.itn.ac.idJarot Wahyonojarotwahyono@lecturer.itn.ac.id<p>Salah satu masalah strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo tahun 2019-2024 adalah bagaimana mengembangkan pariwisata kebudayaan dan kesenian daerah secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas wisata edukasi budaya yang memungkinkan pengenalan dan pelestarian budaya pendalungan, terutama seni batik. Dengan menggunakan metodologi Neo Vernakular, penelitian ini menyelidiki potensi eduwisata budaya Kota Probolinggo. Wisata budaya membantu pelestarian budaya dan pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan menggabungkan elemen budaya pendalungan dan elemen batik pendalungan dengan inovasi modern, tema Neo Vernakular digunakan untuk menonjolkan kearifan lokal di era saat ini. Metode ini memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi dan menarik wisatawan. Oleh karena itu, diharapkan fasilitas budaya ini dapat memungkinkan pengenalan dan pelestarian budaya pendalungan, terutama seni batik. Diharapkan fasilitas ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15940APARTEMEN DI KOTA SURABAYA TEMA: ARSITEKTUR HIJAU2025-08-17T03:57:24+07:00Rambu Piras Apu Dapa Betungrambupiras0202@gmail.comDebby Budi Susantibudisusantidebby@lecturer.itn.ac.idSri Winarnisriwinarni@lecturer.itn.ac.id<p>Surabaya merupakan kota terbesar di Jawa Timur. Dalam menghadapi tantangan urbanisasi yang pesat, tingkat kepadatan penduduk di Surabaya menjadi meningkat. Hal ini menyebabkan keterbatasan lahan huni dan polusi udara sehingga mendorong perubahan pola hunian dari rumah tapak ke hunian vertikal. Polusi udara juga berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Maka, fokus utama perancangan ini adalah merancang apartemen yang menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan lahan huni. Metode perancangan menggunakan metode force based framework yang berfokus pada context, culture, dan needs dengan pendekatan arsitektur hijau guna menciptakan lingkungan hunian yang berkualitas melalui efisiensi energi dengan optimalisasi pencahayaan dan ventilasi alami, desain adaptif terhadap iklim lokal melalui orientasi bangunan yang mempertimbangkan arah angin dan sinar matahari, vegetasi untuk meningkatkan kualitas udara, estetika, dan kenyamanan termal, serta pemanfaatan material terbarukan yang ramah lingkungan. Hasil perancangan yaitu menghadirkan hunian apartemen yang responsif terhadap iklim, hemat energi, dan dapat mendukung kualitas hidup penghuni secara berkelanjutan.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c) https://ejournal.itn.ac.id/pengilon/article/view/15941HOTEL RESORT BINTANG EMPAT DI PANTAI WATUPARUNNU, SUMBA TIMUR, NTT TEMA: ARSITEKTUR TROPIS2025-08-17T04:12:36+07:00Esman Umbu Demu Gara Mesaesmangaramesa@gmail.comGaguk Sukowiyonogaguk_sukowiyono@lecturer.itn.ac.idRedi Sigit Febriantoredi_sigit@lecturer.itn.ac.id<p>Hotel resort bintang 4 ini merupakan hotel yang di bangun di Kawasan wisata tepatnya di pinggir pantai bertuan untuk selain menjadi sarana penginapan bagi para pengunjung hotel ini juga dapat mendukung pariwisata yang ada di sumba. Selain itu hotel resort ini juga dapat mendai daya tarik tersendiri bagi para pengunjung maupun wisatawan dikarnakan hotel ini memiliki fasilitas yang di sediakan sehingga dapat membuat pengunjung merasa nyaman saat menginapa di hotel tersebut selain itu kenyamanan serta standar keamanan hotel yang baik. Adapun bentuk banguna yang di banguan di Kawasan iklim terpi dengan memperhatikan kondisi lingkungan tapak sekitar, bahan yang akan di guanakan dalam metode perancangan dam pengguanaan material banagunana yang dapat mendikung cuaca dan ikliam tropis yang ada di sumba timur. Tema yang di ambil adalah tema arsitektur tropis sehingga keadaan lingkungan dan iklim di Kawasan sumba timur.</p>2025-07-01T00:00:00+07:00Copyright (c)