open access

Abstract

Sepanjang wilayah Kalimantan Tengah sangat berpotensi terjadi keruntuhan jembatan yang diikuti banjir bandang. Sebagai contoh kejadian banjir di Puruk Cahu tahun 2024. Selain di ibu kota kabupaten Murung Raya, Puruk Cahu, daerah yang harus diwaspadai adalah benyaknya jalan akses ke tengah hutan. Jawan ini yang awalnya berupa jalan biasa lama-lama ditingkatkan dengan kurang melihat dari sisi teknisnya. Di sini ada kasus jembatan yang runtuh di satu sisinya yaitu Abutment sebelah barat. Jembatan ini berada di atas Sungai Sanggrahan, di Jalan Veteran, Kelurahan Beriwit, Kota Puruk Cahu. Sangat sulit memperbaiki Jembatan Sangrahan karena jembatan ini sudah terpasang. Bagaimana memasang atau memperbaiki jembatan yang sudah jadi. Setelah dilakukan pengujian di lapangan berupa pengeboran, akhirnya didapat hasil yang penting. Hal yang penting adalah pondasi jenis sumuran, kedalaman sekitar 12,0 m, diameter 3,0 m, jumlah pondasi 2 biji. Sudah dihitung juga, penghitungan beton, skema perletakan sayap untuk perkuatan, pemancangan untuk perkuatan tambahan. Seluruh kemungkinan biaya yang akan dikeluarkan sudah dihitung.