Evaluasi Pengelolaan Desa Wisata Amadanom Desa Amadanom, Kecamatan Dampit Kabupaten Malang

  • Wedi Intan Baru Widjaya Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Maria Christina Endarwati Malang
  • Annisaa Hamidah Imaduddina Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota, Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Pengelolaan Desa Wisata yang berkelanjutan memerlukan evaluasi menyeluruh, terutama pada kawasan potensial seperti Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan Desa Wisata Amadanom dengan mengidentifikasi permasalahan utama, menganalisis faktor penghambat, dan menilai kinerja pengelolaan menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner, serta data sekunder dari dokumen perencanaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konteks, potensi daya tarik wisata alam dan budaya tinggi, namun perencanaan strategis belum terintegrasi. Pada masukan, kapasitas SDM terbatas, fasilitas pendukung belum memadai, dan kelembagaan pengelola belum formal. Pada proses, pengelolaan bersifat partisipatif namun belum memiliki SOP dan strategi promosi yang efektif. Pada produk, manfaat ekonomi yang dihasilkan masih terbatas dan belum signifikan terhadap pendapatan desa. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan infrastruktur, koordinasi kelembagaan yang lemah, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan lokal, peningkatan infrastruktur dasar, serta penerapan strategi promosi berbasis digital dan komunitas untuk mewujudkan Desa Wisata yang berkelanjutan dan berdaya saing

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-06-25
Section
Articles