PENDEKATAN DMAIC DAN FMEA UNTUK MENGURANGI WASTE PRODUKSI OFFSET PRINTING DI PT. XYZ

  • Gavriel Wilibobvan Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Emmalia Adriantantri Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Sumanto Sumanto Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Tingginya jumlah waste produksi akibat produk cacat menjadi masalah utama yang perlu diselesaikan dalam offset printing di PT. XYZ, dengan total waste mencapai 165,8 ton dan kerugian sebesar $105.080 dalam tiga bulan terakhir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor utama penyebab defect menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis defect terbanyak adalah Color Out of CT, pada mesin offset 12, dengan kontribusi waste sebesar 28% atau sekitar 20.120 Kg. Melalui fishbone diagram dan nilai RPN (Risk Priority Number) dalam FMEA, didapatkan hasil bahwa kerusakan roll (RPN = 450) merupakan penyebab utama, gap pemahaman antara operator dan helper (RPN = 248), serta kerusakan worm gear blanket (RPN = 216). Rekomendasi perbaikan meliputi standarisasi roll, pelumasan bearing, dan dibuatnya checklist kontrol di mesin offset 12.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-20
How to Cite
Wilibobvan, G., Adriantantri, E., & Sumanto, S. (2025). PENDEKATAN DMAIC DAN FMEA UNTUK MENGURANGI WASTE PRODUKSI OFFSET PRINTING DI PT. XYZ. Jurnal Valtech, 8(2), 179-186. https://doi.org/10.36040/valtech.v8i2.15904