PENJADWALAN PRODUKSI FLOW SHOP PADA SINTETIC STORE MALANG
Abstract
Sintetic Store Malang adalah usaha konveksi berbasis manufaktur, perusahaan masih menggunakan metode First Come First Serve (FCFS), metode ini tidak mempertimbangkan durasi proses tiap pesanan, sehingga sering menyebabkan keterlambatan dan denda biaya pengiriman. Penelitian ini bertujuan membuat penjadwalan produksi untuk mengurangi resiko keterlambatan pesanan dan denda biaya pengiriman. Metode yang digunakan adalah tiga metode heuristik: Campbell Dudek Smith (CDS), Palmer, dan Dannenbring. Hasil penelitian memperlihatkan ketiga metode memberikan makespan lebih rendah dibandingkan FCFS. Di antaranya, metode Palmer menghasilkan makespan terendah, yaitu 7.695,24 menit, dibandingkan FCFS yang mencapai 7.876,84 menit. Oleh karena itu metode Palmer merupakan metode yang disarankan karena mampu menghemat waktu produksi sebanyak 181,6 menit dibandingkan metode yang digunakan perusahaan.





