PENGURANGAN LIMBAH ROTI CACAT MELALUI PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY PADA UD QUEEN BAKERY KABUPATEN MALANG
Abstract
UD Queen Bakery menghadapi masalah limbah produksi akibat tingginya jumlah roti cacat yang tidak layak jual namun masih layak konsumsi, mencapai rata-rata 15,43% dari total produksi tahunan. Limbah ini sebelumnya dibuang, menimbulkan dampak lingkungan dan kerugian ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Green Productivity untuk mengintegrasikan produktivitas dan pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Roti cacat diolah menjadi tepung panir melalui proses sortir, pengeringan, penggilingan, dan pengemasan. Hasil menunjukkan bahwa 90% roti cacat dapat diolah kembali, menghasilkan rata-rata 742 kg tepung panir per bulan dan tambahan pendapatan sebesar Rp20.034.000. Pengolahan ini meningkatkan nilai Green Productivity dari 1,56 menjadi 1,69. Strategi ini terbukti efektif mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi produksi, serta menciptakan nilai ekonomi baru yang berkelanjutan.





