STUDI KEANDALAN MESIN FILLING CUP SEMI OTOMATIS 8×2 MODEL MELALUI METODE FMEA DAN RCA PADA CV. XYZ
Abstract
CV. YXZ mengalami masalah tingginya angka produk cacat (reject) dalam proses pengemasan air minum dalam kemasan (AMDK), terutama pada cup 150 ml, dengan rata-rata mencapai 1.435 unit per bulan dari Mei hingga Oktober 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan mesin pengisian cup semi otomatis (model 8×2) melalui metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA). FMEA berhasil mengidentifikasi sembilan mode kegagalan, di mana tiga yang paling signifikan adalah ‘adjuster yang tidak presisi’ (RPN=270), ‘setting adjuster yang tidak akurat’ (RPN=224), dan ‘sealer yang tidak kedap’ (RPN=216). Analisis RCA mengungkapkan bahwa penyebab utama masalah tersebut meliputi keausan komponen, ketidakstabilan dalam setup, serta tidak adanya SOP tertulis. Rekomendasi yang diberikan mencakup pelatihan bagi operator, kalibrasi serta pemeliharaan preventif, dan standarisasi SOP. Simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwa penurunan Occurrence dan peningkatan Detection pada tiga mode kegagalan utama dapat memproyeksikan pengurangan RPN sebesar 46–50%. Diharapkan, implementasi rekomendasi ini dapat secara signifikan menurunkan tingkat reject dan meningkatkan keandalan mesin





