ANALISIS KESEIMBANGAN LINI DENGAN METODE REGION APPROACH & RANKED POSITIONAL WEIGHT PADA UD. YURIKO MOJOKERTO
Abstract
Ketidakseimbangnya lini produksi dapat berdampak pada performasi lini sehingga efisiensi lini menjadi rendah dan balance delay tinggi yang berarti proses produksi masih belum berjalan secara maksimal. UD. YURIKO, yang memproduksi produk sandal, mengalami permasalahan keseimbangan lini yang belum maksimal dan terstruktur. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian guna mengidentifikasi kondisi awal kondisi keseimbangan lini dan memperoleh hasil performasi lini setelah menggunakan metode region approach dan ranked positional weight. Penelitian dilakukan dengan metode region approach & ranked positional weight dimana akan dilakukan perbandingan kondisi awal dengan output dari 2 metode tersebut dimana yang terbaik. Didapatkan hasil bahwa ranked positional weight lebih maksimal dalam meningkatkan performasi lini yaitu dengan jumlah stasiun kerja yang menurun menjadi 7, lalu peningkatan efisiensi lintasan 80,67%. Waktu menanggur berkurang menjadi 1.238 detik, dan smoothness index menurun hingga 65,57 menjadi yang menunjukkan distribusi kerja lebih merata dan seimbang. Balance delay juga menurun 19,33% yang menunjukkan keseimbangan beban kerja meningkat.





