ANALISIS RESIKO BAHAYA PADA PROSES KERJA OVERBURDEN REMOVAL MENGGUNAKAN METODE HIRADC DAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DI PT MITRA INDAH LESTARI JOB SITE LHI SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR
Abstract
PT Mitra Indah Lestari memberikan layanan kepada sejumlah perusahaan produsen batubara di Indonesia, termasuk diantaranya PT Lanna Harita Indonesia. Kegiatan penambangan batubara yang dilakukan oleh PT MIL menerapakan metode tambang terbuka dengan teknik backfill dalam kegiatan operasionalnya (Permadi, dkk, 2024). PT MIL melakukan proses pengupasan lapisan overburden dengan menggunakan alat gali muat Hyundai 480 dan Sany 750. Sedangkan alat angkut yang digunakan yaitu HM Komatsu 400, Hino FM, Wechai, Tonly, dan CMT 96. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi bahaya yang dapat berdampak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja pada PT Mitra Indah Lestari, serta mengusulkan strategi pengendalian risiko yang efektif melalui pendekatan Job Safety Analysis (JSA). Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan menggunakan metode JSA, berhasil diidentifikasi sebanyak 19 potensi bahaya dengan klasifikasi tingkat risiko sebagai berikut: delapan termasuk dalam kategori medium, tujuh berada pada tingkat High, dan dua sisanya tergolong very high. Strategi pengendalian risiko dalam penelitian ini merujuk pada prinsip Hierarchy of Control, yang terdiri atas beberapa tingkatan. Tahap pertama adalah pengendalian berbasis teknik atau rekayasa, yaitu dengan mendesain ulang peralatan yang memiliki potensi bahaya guna mengurangi kemungkinan terjadinya insiden. Tahap kedua mencakup pengendalian administratif yang melibatkan penyusunan prosedur kerja dan sistem operasional yang terstruktur. Tahap terakhir adalah penerapan personal protective equipment (PPE) atau alat pelindung diri sebagai bentuk perlindungan paling akhir terhadap paparan risiko. Selain itu, disarankan penyusunan dokumen pendukung seperti formulir JSA





