RANCANGAN PERBAIKAN CACAT PRODUK DENGAN PENDEKATAN DMAIC PADA UMKM CIKO CANDY

  • Anang Arfianto Teknik Industri S-1, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Kiswandono Teknik Industri S-1, Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

UMKM Ciko Candy, produsen permen lollipop di Malang, mengalami tingkat cacat produk mencapai 27,31% per tahun, melebihi batas toleransi 15%. Penelitian ini bertujuan merancang perbaikan untuk mengurangi jumlah produk cacat dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi selama Maret 2024–Februari 2025. Hasil analisis Pareto menunjukkan cacat dominan adalah bentuk tidak sempurna (50,7%), diikuti kemasan rusak (30,6%), dan stick rusak (18,8%). Analisis Fishbone mengidentifikasi penyebab utama meliputi faktor mesin (cetakan aus, kerusakan mesin mixing), faktor manusia (kelelahan kerja akibat shift 12 jam), dan faktor material (kadar air gula >5%). Usulan perbaikan meliputi rotasi shift menjadi 8 jam, preventive maintenance terjadwal, penggantian cetakan setiap 800 jam operasi, serta checklist harian perawatan mesin. Simulasi penerapan perbaikan menunjukkan potensi penurunan cacat hingga <15% dan pengurangan downtime mesin 30%. Penelitian ini membuktikan efektivitas DMAIC dalam meningkatkan kualitas produk UMKM dengan biaya rendah namun berdampak signifikan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-04-26
How to Cite
Arfianto, A., & Kiswandono. (2026). RANCANGAN PERBAIKAN CACAT PRODUK DENGAN PENDEKATAN DMAIC PADA UMKM CIKO CANDY. Jurnal Valtech, 9(1), 11-17. https://doi.org/10.36040/valtech.v9i1.16385