ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DI PT. XYZ
Abstract
Persaingan ketat di industri perdagangan modern, khususnya pada sektor pemasaran online, menuntut perusahaan untuk mempertahankan standar kualitas guna menekan tingkat pengembalian (return) produk oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas produk dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan tingginya retur produk di PT. XYZ dengan menerapkan metode Statistical Quality Control (SQC). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara, kemudian diolah menggunakan alat statistik seperti Check Sheet, Histogram, Peta Kendali (p-chart), Diagram Pareto, dan Diagram Sebab-Akibat (Fishbone). Hasil pengolahan data selama periode Juni 2024 hingga Januari 2025 menunjukkan total produk rusak sebanyak 70.225 unit dari total penjualan 229.479 unit. Berdasarkan Diagram Pareto, jenis kerusakan yang paling dominan adalah produk penyok sebesar 41,3% (29.133 unit), diikuti oleh produk pecah sebesar 32,4% (22.389 unit), dan kerusakan fungsi sebesar 26,3% (18.703 unit). Analisis Peta Kendali (p-chart) menunjukkan bahwa proses pengendalian kualitas masih belum stabil karena terdapat titik yang berada di luar batas kendali (UCL), yang mengindikasikan adanya penyimpangan dalam proses. Melalui Diagram Fishbone, ditemukan bahwa penyebab utama kerusakan berasal dari faktor bahan (bahan packing kurang kuat), tenaga kerja (kurang teliti dan tergesa-gesa), serta metode (pengemasan dan pengiriman yang tidak sesuai prosedur standar).





