PEMBUATAN KOMPOS DARI SAMPAH SAYUR DENGAN KOMBINASI AMPAS TAHU DAN AKTIVATOR LIMBAH BUAH PISANG

  • Salsabilah Ramadhanti Putri Priatmono Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Hery Setyobudiarso Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Hardianto Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang

Abstract

  • ABSTRAK: Peningkatan jumlah sampah organik di Pasar Sawojajar, khususnya sampah sayur menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan karena belum adanya pengolahan berkelanjutan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ampas tahu dan aktivator limbah buah pisang berdasarkan parameter yang di uji dan membandingkan perbandingan kualitas kompos dengan Keputusan Menteri Nomor 261 tahun 2019. Metode yang digunakan adalah Takakura, yakni pengomposan aerob dalam keranjang berlubang, dilakukan dalam skala laboratorium. Variasi perlakuan penambahan bioaktivator sebanyak 600 ml, 800 ml, dan 1000 ml. Proses pengomposan berlangsung selama 17 hari, dan parameter yang dianalisis meliputi suhu, pH, kadar air, C- Organik, N- Total, serta Rasio C/N. Hasil menunjukkan bahwa penambahan bioaktivator berdampak signifikan terhadap percepatan dekomposisi dan peningkatan kualitas kompos. Perlakuan dengan 1000 ml bioaktivator menghasilkan nilai C- Organik tertinggi sebesar 18,75% dan rasio C/N sebesar 13,58%, mendekati standar kualitas kompos. Analisis statistik ANOVA menunjukkan pengaruh signifikan pada seluruh parameter yang di uji.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-12-29