KAJIAN EFEKTIVITAS KOAGULAN PAC DALAM PENGOLAHAN AIR DI IPA KRIKILAN

  • Dany Kharisma putri teknik lingkungan ITN Malang
  • Sudiro Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Anis Artiyani Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang

Abstrak

Kebutuhan air di masa sekarang mengalami peningkatan. Pemerintah Kabupaten
Gresik melakukan pengolahan air untuk memenuhi kebutuhan air bersih dari anak
sungai brantas. Salah satu proses yang dilakukan adalah menurunkan kekeruhan
dengan proses koagulasi – flokulasi yang membutuhkan koagulan. Penggunaan
koagulan harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kualitas air baku. Hal itu
dilakukan agar mencapai efisiensi proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh dosis koagulan PAC terhadap air hasil olahan berdasarkan
karakteristik air baku IPA Krikilan dan menganalisis efektivitas koagulan PAC cair
terhadap kualitas parameter TDS, dan kekeruhan. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimen skala laboratorium. Variabel penelitian yang digunakan yaitu
dosis koagulan PAC 7, 8, 9, 10, 11, 12 ppm, pengadukan cepat 250 rpm dengan
waktu 3 menit, pengadukan lambat 20 rpm dengan waktu 4 menit, dan waktu
tinggal sedimentasi 30 menit. Hasil analisis didapatkan dengan penambahan dosis
PAC 7 ppm, kekeruhan sebesar 6,25 NTU, TDS sebesar 241 mg/l. Dosis PAC 8
ppm kekeruhan sebesar 5,38 NTU, TDS sebesar 238 mg/l. Dosis PAC 9 ppm
kekeruhan sebesar 2,87 NTU, TDS sebesar 234 mg/l. Dosis PAC 10 ppm kekeruhan
sebesar 3,52 NTU, TDS sebesar 237 mg/l. Dosis PAC 11 ppm kekeruhan sebesar
4,12 NTU, TDS sebesar 239 mg/l. Dosis PAC 12 ppm kekeruhan sebesar 4,67 NTU,
TDS sebesar 241 mg/l. Dosis terbaik yang dapat menurunkan parameter TDS dan
kekeruhan adalah penambahan dosis PAC 9 ppm yang memiliki efektivitas dalam
menurunkan TDS sebesar 3,70% serta menurunkan kadar kekeruhan yaitu sebesar
99,39%.
Kata kunci : Kekeruhan, Koagulasi, PAC

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2025-06-27
Bagian
Articles