PEMANFAATAN KARBON AKTIF DARI BONGGOL JAGUNG (Zea mays L.) SEBAGAI ADSORBEN PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK
Abstrak
Industri batik merupakan salah satu industri yang dalam pembuatannya menggunakan
banyak air. Hampir 80% dari jumlah air yang digunakan dalam proses pembuatan batik akan
menjadi limbah cair yang mengandung bahan pewarna dan bahan organik seperti COD dan TSS.
Limbah pewarna ini berpotensi tinggi mencemari lingkungan. Pengolahan limbah cair industri batik
dapat dilakukan dengan metode adsorpsi sistem batch dengan memanfaatkan bonggol jagung
sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan dosis dan waktu kontak
karbon aktif dari bonggol jagung terhadap penurunan konsentrasi COD dan Warna. Dosis adsorben
yang digunakan sebesar 1,5 gr dan 3 gr dengan waktu pengadukan 30, 60 dan 90 menit dengan
kecepatan pengadukan 200 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif bonggol jagung
mampu mengadsorpsi COD dan Warna. Efektivitas persentase penyisihan kadar COD dan Warna
yang tertinggi pada variasi dosis karbon aktif sebesar 3 gr dan pada waktu kontak 90 menit dengan
persentase penyisihan COD sebesar 83%dan Warna sebesar 18%, tetapi belum memenuhi baku
mutu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Lampiran VI kelas 3 yaitu COD 40 mg/L, dan
Warna 100 Pt-Co.