ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN AKIBAT AKTIVITAS TRANSPORTASI DI JALAN RADEN PANJI SUROSO – JALAN SUNANDAR PRIYO SUDARMO KOTA MALANG PROVINSI JAWA TIMUR
Abstrak
ABSTRAK: Kebisingan adalah suara yang tidak dikehendaki dan berdampak tidak baik bagi kesehatan dalam jangka waktu lama. Jalan Raden Panji Suroso dan jalan Sunandar Priyo Sudarmo Kota Malang merupakan kawasan yang padat aktivitas transportasi sehingga menimbulkan kebisingan yang cukup tinggi pada kawasan tersebut. Maka dengan itu dilakukan analisis tingkat kebisingan pada kawasan tersebut dan mengetahui persepsi pengguna jalan terhadap kebisingan yang ada. Metode yang digunakan untuk analisis sesuai dengan metode yang telah ditetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep.48/MENLH/11/1996 yaitu dilaksanakan selama 4 hari yaitu hari senin, jum’at, sabtu dan minggu perinterval waktu selama 10 menit dengan pembacaan data setiap 5 detik. Hasil analisis nilai tingkat kebisingan siang-malam (LSM) di Jalan Raden Priyo Suroso dan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo tertinggi yaitu pada hari Jum’at yang berlokasi di titik 3 Lampu Lalu Lintas Jl. Plaosan Timur-Barat sebesar 91,2 dBA dan tingkat kebisingan terendah yaitu hari Jum’at yang berlokasi di titik 1 Depan Polsek Blimbing sebesar 85,2 dBA. Nilai ini telah melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Peraturan Daerah Kota Malang No 1 Tahun 2012 Tentang Bangunan Gedung yaitu 60 dBA untuk kawasan perkantoran dan 55 dBA untuk kawasan pemukiman. Hasil penyebaran kuesioner juga menunjukkan bahwa aktivitas transportasi di jalan tersebut menimbulkan kebisingan dan berdampak tidak baik bagi kesehatan.
Kata kunci: kebisingan, sound level meter, aktivitas transportasi, kota malang, kuesioner