FITOREMEDIASI DALAM MENURUNKAN KADAR BOD, COD, AMONIAK, DAN FOSFAT DI OUTLET IPAL MCK TERPADU TLOGOMAS KOTA MALANG DENGAN MENGGUNAKAN TANAMAN PENAHAN EROSI

  • Rezky Kurniawan Teknik Lingkungan S-1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Evy Hendriarianti Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Candra Dwi Ratna Wulandari

Abstrak

ABSTRAK, IPAL MCK Terpadu Tlogomas merupakan salah satu IPAL di kota

Malang. Kualitas effluent IPAL tersebut melebihi standar baku mutu berdasarkan

PERGUB Jatim No.72 Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan tanaman akar wangi

(V.Zizaniodes) dan kenaf (Hibiscus cannabinus) dikarenakan tanaman tersebut mampu

hidup di lingkungan tercemar serta mampu mencegah erosi.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan tanaman akar wangi

(V.Zizaniodes) dan kenaf (Hibiscus cannabinus) dalam mengolah limbah. Data yang

digunakan adalah data sekunder karena terkendala oleh wabah COVID-19. Variabel yang

digunakan dalam penelitian ini yaitu waktu operasi selama 7 hari, 14 hari dan 21 hari dan

jenis tanaman. Parameter yang diukur yaitu BOD, COD, Amoniak dan Fosfat.

Hasil penelitian memnunjukkan waktu efektif tanaman akar wangi mereduksi

limbah BOD, COD adalah 21 hari dengan persentase removal masing-masing sebesar

92,96%, dan 52,56%. Sedangkan untuk kadar Fosfat dan Amoniak pada hari ke-14

dengan persentase removal sebesar 70,48% dan 28,5%. Pada tanaman kenaf waktu yang

efektif dalam menurunkan kadar BOD, COD, Amoniak dan Fosfat pada hari ke 21

dengan persentase removal masing-masing sebesar 77,41%, 84,51%, 94%.dan 77,95%

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2022-06-09
Bagian
Articles