PEMANFAATAN AMPAS TEBU DAN KULIT SINGKONG SEBAGAI MEDIA KARBON AKTIF DALAM PENURUNAN KONSENTRASI COD DAN TSS LIMBAH CAIR TAHU

  • Grefita Hanis Krismonike Teknik Lingkungan S1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Candra Dwiratna Wulandari Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Sudiro Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang

Abstrak

Abstrak
Limbah cair industri tahu mengandung senyawa organik seperti protein, karbohidrat, dan lemak. Limbah yang tidak diolah dapat menimbulkan bau dan perubahan warna pada air sungai. Maka dari itu dilakukan penelitian untuk menghasilkan teknologi yang cukup sederhana dan murah dalam pengolahan limbah cair dengan menggunakan metode absopsi. Tujuan dari penelitian mengetahui efektifitas karbon aktif kulit singkong dan ampas tebu dalam penurunan konsentrasi COD dan TSS pada industri tahu.
Penelitian ini menggunakan metode absopsi unuk mengetahui suatu proses yang terjadi ketika suatu fluida (cairan maupun gas) terikat kepada suatu padatan dan akhirnya membentuk suatu film (lapisan tipis) pada permukaan padatan tersebut. Selain itu juga untuk mengetahui parameter limbah pada cairan tahu.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif ampas tebu dapat menurunkan konsentrasi COD tertinggi sebesar 61,38 % pada ukuran partikel 200 dan penurunan konsentrasi TSS tertinggi sebesar 52,03 % partikel ukuran partikel 200 mesh. Karbon aktif kulit singkong menurunkan konsentrasi COD tertinggi sebesar 74,74 % pada ukuran partikel 170 dan penurunan konsentrasi TSS tertinggi sebesar 96,74 % pada ukuran partikel 200 mesh.
Kata Kunci : Adsorpsi, Ampas Tebu, Kulit Singkong, COD, TSS

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2024-12-27
Bagian
Articles