OPTIMASI PEWADAHAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH DI PASAR KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

  • Anggreni Diana Rosita Bani Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Evy Hendriarianti Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Hardianto Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional Malang

Abstrak

Pasar  Karangploso  beroperasi  setiap  hari  mulai  pukul  08.00–17.00  WIB  dan  dikelola  oleh  Unit Pengelola  Pasar.  Pengelolaan  sampah  di  pasar  ini  belum  terkelola  dengan  baik, banyak sampah masih berserakan  disekitar los/kios, sehingga  perlu adanya  pengelolaan. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  mengetahui  karakteristik  sampah  dengan merancang  dan  merekomendasikan  pengelolaan  sampah  pada  sistem  pemilahan,  pewadahan, pengumpulan,  dan  pengangkutan  sampah.  

Sampling timbulan sampah menggunakan prosedur sampling yang merujuk pada Metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan (SNI 19-3964-1994) yaitu selama 8 hari berturut-turut terhadap 83 responden yang mewakili seluruh jenis pedagang di Pasar Karangploso. Sampling dilakukan dengan melakukan pengumpulan sampah dari tiap kios untuk selanjutnya sampah tersebut ditimbang, diukur volumenya, dan dipilah berdasarkan komposisinya, yang selanjutnya dilakukan perencanaan jalur pengumpulan dan pengangkutan menggunakan Arcgis 10.3 berdasarkan jarak dan waktu tempuh.

Sistem pemilahan dan pewadahan dilakukan dengan menghitung jumlah  timbulan dengan hasil rata-rata 1362,84 kg/hari dan karakteristik sampah berupa sampah basah sebanyak 1079 kg/hari dan kering 283,84 kg/hari. Direkomendasikan dengan memberikan bak sampah berdasarkan karakteristik agar tidak tercampur. Sistem pengumpulan direncanakan dibuat celah pada gerobak pengumpul antara sampah basah dan kering dan ditentukan  alternatif  rute  pengumpulan  sampah. Dibuat 3 alternatif  rute  pada  bak  sampah belakang  dan  rute  optimum  berada  pada  rute  3.  Bak  sampah  depan  dari  2  rute  alternatif  dipilih rute 1 sebagai rute optimum. Sistem pengangkutan dilakukan penentuan alternatif rute yang efektif dan efisien dengan menggunakan perangkat lunak Arcgis 10.3 Sistem pengangkutan  dibuat  3  rute alternatif dari Pasar hingga ke TPA Randuagung. Sehingga dipilih rute 1 sebagai rute yang efektif dan efisien.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2022-06-09
Bagian
Articles