PENURUNAN KONSENTRASI TSS DAN COD AIR LIMBAH PENCUCIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KELURAHAN SAWOJAJAR, KOTA MALANG MENGGUNAKAN METODE BIOFILTER-FITOREMEDIASI
Abstrak
Peningkatan jumlah penduduk sejalan pula dengan peningkatan jumlah
kendaraan. Hal tersebut menjadi peluang munculnya usaha-usaha pencucian kendaraan bermotor. Air
limbah pencucian kendaaraan bermotor mengandung konsentrasi TSS dan COD yang tinggi, sehingga
apabila dibuang langsung ke lingkungan dapat merusak keseimbangan lingkungan perairan. Berdasarkan
kondisi tersebut, maka diperlukan suatu upaya dekontaminasi air limbah yaitu menggunakan kombinasi
biofilter dan fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan metode biofilter-
fitoremediasi dalam pengolahan air limbah pencucian kendaraan bermotor terhadap penurunan konsentrasi
TSS dan COD.
Air limbah yang digunakan dalam penelitian ini merupakan air limbah pencucian kendaraan
bermotor yang berasal dari salah satu tempat pencucian di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. Variabel
terikat yang digunakan adalah konsentrasi TSS dan COD sedangkan variabel bebas yang digunakan adalah
jenis media biofilter, yaitu media PVC dan PET. Selain itu, pada pengolahan fitoremediasi diberlakukan
waktu detensi selama 2, 4, dan 6 hari dengan jumlah tanaman yang berbeda, yaitu 40 tanaman dan 50
tanaman. Fitoremediator yang digunakan adalah tanaman Kiambang (Salvinia sp.) karena memiliki sifat
hiperakumulator dan adsorbsi yang tinggi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi biofilter dan fitoremediasi mampu untuk
menurunkan konsentrasi TSS dan COD dengan persentase sebesar 92.55% dan sebesar 85.32%
menggunakan media PET dan 50 tanaman selama 6 hari.
Kata Kunci: Air Limbah Pencucian Kendaraan Bermotor, Biofilter, Fitoremediasi, Kiambang (Salvinia
sp.), TSS, COD