EFEKTIVITAS PENGOMPOSAN DENGAN PENAMBAHAN BIOAKTIVATOR DALAM MENGURANGI SAMPAH SAYUR DI PASAR SAWOJAJAR KOTA MALANG
Abstrak
Abstrak, Kota Malang setiap harinya memiliki timbulan sampah sebesar 464.74 Ton/hari, dengan 44.93 Ton bersumber dari komersial/pasar dan industri. Komposisi sampah tersebut terdiri dari sampah organik sebanyak 62 % dan 38 % anorganik. Kurang lebih 70% sampah di Pasar Sawojajar berasal dari sampah sayur. Sampah sayur yang dikumpulkan setiap harinya di TPS Danau Bratan, langsung diangkut ke TPA tanpa adanya pengolahan sampah lebih lanjut. Adanya timbunan sampah dapat menyebabkan berbagai timbulnya penyakit dan juga terjadi pencemaran di sekitar tempat timbunan sampah. Salah satu upaya untuk membantu mengatasi permasalahan sampah adalah melakukan daur ulang dengan penekanan pada proses pengkomposan.
Metode dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan dengan cara penambahan MOL terhadap bahan kompos. Variabel yang digunakan yaitu variabel bebas dan terikat. Untuk uji statistik menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan One Way ANOVA. Dari penelitian yang telah dilakukan adanya penambahan MOL buah berpengaruh terhadap proses pengomposan. Kualitas kompos terbaik yaitu formula K2 dengan bahan 5kg daun kering, 5 kg sampah sayur, dan MOL 1500ml. Kandungan yang terdapat dalam formula K2 yaitu Nitrogen 2,06 %, Fosfor 0,17 %, Kalium 1,04 %, dan Rasio C/N 23,66.
Kata Kunci : Kompos, Sampah sayur, daun kering, MOL buah.