KOMBINASI TEKNOLOGI AERASI-FILTRASI PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK (Grey Water) DI RUSUNAWA BURING 1

  • Cok Andra Mahendra Teknik Lingkungan
  • Hery Setyobudiarso Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Sudiro Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang

Abstrak

Air limbah domestik yaitu air limbah yang asalnya dari kegiatan dan atau usaha dari asrama, apartemen, perniagaan, perkantoran, rumah makan (restaurant), dan permukiman (real estate). Air limbah domestik secara prinsip meliputi dua kelompok yakni black water (air limbah toilet) dan grey water (air limbah non toilet). Hingga kini masih sangat sedikit pemanfaatan air daur ulang di masyarakat sebab terkendala beberapa faktor baik itu teknis ataupun nonteknis (peraturan, ekonomi, sosial, serta lainnya) yang perlu untuk dilakukan antisipasi secara bersama. Pengolahan yang tepat sangat dibutuhkan agar bisa melakukan pengolahan air limbah domestik untuk bisa memenuhi baku mutu air bersih. Lokasi studi kasus pada penelitian ini adalah Rusunawa Buring 1 Kota Malang. Pelaksanaan penelitian ini guna menentukan efektivitas pengolahan air limbah dengan menggunakan proses aerasi dan filtrasi media pasir silika, arang aktif , dan zeolit. Pelaksanaan proses aserasi menggunakan penambahan EM4, dan kemudian air limbah melewati filter melalui media zaolit, arang aktif, dan pasir silika. Hasilnya yaitu pengolahan secara Aerasi menggunakan debit udara 3 L/m dan 6 L/m dan filtrasi menggunakan waktu 60 menit, 90 menit, dan 120 menit mampu menurunkan parameter Total Suspended Solid (TSS), Chemical Oxygen Demand (COD), dan Biochemical Oxygen Demand (BOD) secara signifikan. Persentase penyisihan BOD, COD, dan TSS setelah pengolahan berturut-turut mencapai 89%, 87%, dan 99,87% yang dihasilkan dari variasi debit udara aerasi 6 L/m dan waktu filtrasi 120 menit.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2024-12-27
Bagian
Articles