EFEKTIVITAS METODE AERASI BUBBLE AERATOR DALAM MENURUNKAN KADAR BOD DAN COD AIR LIMBAH RPS LAUNDRY KOTA MALANG
Abstrak
Abstrak, Deterjen yang digunakan sebagian besar menggunakan LAS (Linier Alkyl
Sulfonat) yang merupakan Anonik Surfaktan yang berfungsi menurunkan tegangan permukaan
air. Limbah laundry yang dihasilkan sebagian besar langsung dibuang ke selokan atau badan
air tanpa pengolahan terlebih dahulu, sehingga akan menimbulkan dampak negatif terhadap
perairan itu sendiri, seperti eutrofikasi kadar oksigen berkurang drastis dan menyebabkan biota
air mengalami degradasi serta dapat membahayakan kesehatan manusia jika dikonsumsi atau
di pakai secara langsung. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh waktu detensi dan debit
udara terhadap parameter BOD dan COD dalam air limbah laundry.Air limbah laundry yang
digunakan dalam penelitian ini berasal dari salah satu usaha laundry di kota Malang. Variabel
terikat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu parameter BOD dan COD, sedangkan
variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variasi waktu operasional 24 jam, 48
jam, 72 jam dan variasi debit udara 6 L/menit dan 12 L/menit. Hasil dari penelitian
menunjukkan bahwa pengolahan aerasi dengan waktu operasional 72 jam mampu menurunkan
beban pencemar BOD dan COD dengan persentase penyisihan 90% dan 95% dan pengolahan
aerasi dengan menggunakan debit 12 L/menit mampu menurunkan parameter pencemar BOD
dan COD yaitu 90% untuk parameter BOD dan 95% untuk parameter COD.
Kata Kunci : Air Limbah Laundry, Deterjen, Aerasi, Bubble Aerator, BOD, COD.