open access

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan mengoptimalkan konsumsi daya listrik pada mesin bubut konvensional di industri manufaktur skala kecil. Mesin bubut sering beroperasi tanpa pemantauan sehingga terjadi pemborosan energi, terutama saat idle. Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan sistem monitoring berbasis Arduino Uno dan sensor PZEM-004T yang dipasang pada tiap fasa, dengan hasil ditampilkan secara langsung pada LCD 16x2. Pengujian dilakukan di Bengkel Fortuna Jaya dengan tiga kondisi operasi: tanpa beban (idle), beban velg, dan beban ass hidrolis, dengan variasi kecepatan 20–1250 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kecepatan dan semakin berat beban, konsumsi daya semakin meningkat dengan nilai tertinggi mencapai 582 Watt. Tingkat akurasi sistem cukup baik dengan error 20,8% pada kondisi tanpa beban, 3,4% pada beban velg, dan 7,5% pada beban ass hidrolis. Implementasi sistem ini berpotensi menghemat hingga 56 kWh per bulan per mesin jika idle time dapat dikurangi. Dengan demikian, sistem monitoring ini menjadi solusi murah dan efektif untuk meningkatkan efisiensi energi di industri kecil