Pengaruh Modifikasi Pengapian Contact Point menjadi Direct Ignition terhadap Emisi Gas Buang pada Engine 5K
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi sistem pengapian dari contact point menjadi direct ignition (DI) terhadap emisi gas buang pada engine 5K. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan membandingkan dua kondisi sistem pengapian, yaitu contact point dan direct ignition (DI), melalui pengujian emisi gas buang yang meliputi Karbon monoksida (CO), Hidrokarbon (HC), dan Oksigen (O₂). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem direct ignition mampu menurunkan emisi CO sebesar 0,2–0,8% dan HC sekitar 201,5 ppm vol, serta menurunkan kadar O₂. Perubahan tersebut mengindikasikan peningkatan kualitas proses pembakaran yang lebih sempurna. Selain itu, nilai emisi CO yang dihasilkan masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2023. Demikian, modifikasi sistem pengapian contact point menjadi direct ignition (DI) terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pembakaran dan menurunkan emisi gas buang, sehingga berpotensi menjadi solusi teknis dalam pengendalian pencemaran udara pada kendaraan dengan teknologi engine lama.
Kata Kunci: Pengapian contact point, Pengapian direct ignition (DI), Emisi gas buang, dan Engine Toyota 5K.
