Analisis Perawatan Berbasis Keandalan Sistem Pendingin Main Engine pada KMP Madani Nusantara

  • Siti Aswidia Yanti Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, Gowa, Indonesia
  • Surya Hariyanto Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, Gowa, Indonesia

Abstract

Sistem pendingin main engine merupakan komponen vital yang mengendalikan temperatur mesin induk. Gangguan pada sistem ini dapat menyebabkan overheating, penurunan performa, hingga kerusakan komponen utama. Penelitian ini menganalisis tingkat keandalan sistem pendingin serta mengidentifikasi komponen kritis dan strategi perawatan yang tepat menggunakan FMEA, FTA, RBD, dan simulasi Monte Carlo dengan perangkat lunak Relyence berdasarkan data historis kegagalan periode 15 April 2024–25 April 2026. Hasil FMEA menetapkan cooler sebagai komponen paling kritis dengan RPN:144, diikuti valve (108) dan pompa air laut (75). Analisis FTA menemukan minimum cut set, dengan coolerstrainer, dan  thermostat  termasuk orde 1 artinya kegagalan tunggal pada salah satu komponen tersebut sudah cukup menyebabkan hilangnya fungsi pendinginan. Simulasi 5.000 jam operasi menghasilkan MTTF 2.877,64 jam, MTBF 431,42 jam, dan steady state availability 98%. Reliabilitas menurun signifikan setelah 2.000 jam dan mencapai nol pada 4.600 jam, namun availability tetap stabil di atas 98%. Rekomendasi perawatan prioritas meliputi pembersihan kerak dan inspeksi fouling pada cooler, pemeriksaan rutin impeller dan bearing pompa, serta pembersihan berkala strainer dan sea chest. Penerapan preventive maintenance terjadwal diharapkan dapat meningkatkan keandalan, ketersediaan sistem, dan meminimalkan risiko kegagalan operasional.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-09-12