Pengaruh Variasi Laju Aliran Udara terhadap CO pada Gasifikasi Limbah Daun dan Ranting Bambu Menggunakan Katalis Karbon Aktif dan Zeolit

  • Danatama Abet Nigo Universitas Widya Gama
  • Purbo Suwandono Universitas Widyagama
  • Gatot Soebiyakto Universitas Widya Gama
  • Dadang Hermawan Universitas Widya Gama

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi flowrate udara terhadap karakteristik co-gasifikasi limbah daun dan ranting bambu menggunakan gasifier tipe updraft dengan katalis karbon aktif dan zeolit. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan massa biomassa 1 kg untuk setiap percobaan pada lima rasio daun-ranting, yaitu 700-300, 600-400, 500-500, 400-600, dan 300-700 g. Flowrate udara ditetapkan sebesar 2; 3,5; dan 5 m/s, sedangkan karbon aktif dan zeolit masing-masing 200 g. Parameter penelitian meliputi distribusi temperatur, konsentrasi H₂, CH₄, CO, dan CO₂, serta karakteristik nyala api. Flowrate 2 m/s menghasilkan temperatur lokal tertinggi sekitar 850-870 °C, tetapi pola panas dan pembentukan gas lebih berfluktuasi. Flowrate 3,5 m/s memberikan proses yang relatif stabil dan menghasilkan nyala terkuat pada rasio 600 g daun-400 g ranting. Flowrate 5 m/s mempercepat pemanasan dan menghasilkan komposisi rata-rata gas mampu bakar terbaik pada rasio 700 g daun-300 g ranting, dengan H₂ 2.108,75 ppm, CH₄ 51.996,51 ppm, dan CO 1.700,85 ppm. Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum bergantung pada sasaran proses: kestabilan lebih baik pada 3,5 m/s, sedangkan produksi gas mampu bakar lebih didukung pada 5 m/s.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Danatama Abet Nigo, Universitas Widya Gama

Teknik Mesin

Gatot Soebiyakto, Universitas Widya Gama

Teknik Mesin

Dadang Hermawan, Universitas Widya Gama

Teknik Mesin

Published
2026-09-12