Pengaruh Konsentrasi Starter (Saccharomyces Cerevisiae) pada Fermentasi Jagung dan Kedelai terhadap Volume dan Uji Nyala Api Sederhana

  • Muhammad Dzulkifli Nur Fiansah Mursid Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang
  • Gatot Soebiyakto Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang
  • Akhmad Farid Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang
  • Dadang Hermawan Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang

Abstrak

Bahan bakar fosil tidak dapat diperbarui, sehingga diperlukan substitusi seperti bahan bakar nabati yang dapat diperoleh dari sumber hayati seperti jagung dan kedelai. Jagung memiliki karbohidrat sekitar 19-24%, sedangkan kedelai memiliki 30-40%, tetapi dengan kandungan gula yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan fermentasi dengan **Saccharomyces cerevisiae** untuk menguji pengaruh konsentrasi ragi (10% dan 15%) dan durasi fermentasi (6-12 hari) terhadap volume dan nyala api.Hasil menunjukkan bahwa fermentasi jagung dengan 15% ragi dan 12 hari fermentasi menghasilkan waktu nyala api terbaik (4,22 mS) serta nyala api paling cerah (luasan 235.994 piksel, tinggi 3,17 mm, lebar 2,31 mm). Sebaliknya, fermentasi kedelai dengan 10% ragi selama 6 hari memberikan hasil terendah (2,91 mS).Penelitian ini menegaskan bahwa jagung lebih efektif dalam menghasilkan bahan bakar nabati dibandingkan kedelai dengan kondisi yang sama.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2025-10-15
Bagian
Articles