open access

Abstract

Keterlambatan pelaksanaan proyek juga terjadi pada pelaksanaan proyek peningkatan jalan di Kabupaten Probolinggo pada tahun anggaran 2014 terdapat 15 paket pekerjaan, namun ada 4 paket pekerjaan yang tidak mencapai target waktu yang sudah ditentukan. Oleh katena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap keterlambatan palaksanaan proyek-proyek  jalan di Kabupaten Probolinggo dan mendapatkan faktor yang paling dominan mempengaruhinya, sehingga dapat menentukan strategi yang tepat untuk mengatasinya.

Metodologi analisa data yang digunakan adalah analisis faktor dan analisis regresi linier berganda terhadap jawaban dari kuesioner yang disebarkan kepada 42 responden dari pihak kontraktor, Owner dan konsultan pengawas yang terlibat dalam pekerjaan proyek-proyek peningkatan jalan di Kabupaten Probolinggo pada tahun anggaran 2014.

            Berdasarkan hasil penelitian, dari uji F didapatkan bahwa secara simultan semua faktor berpengaruh secara simultan terhadap keterlambatan palaksanaan proyek-proyek peningkatan jalan di Kabupaten Probolinggo dengan nilai Fhitung = 4.434 > Ftabel = 2.234. Namun berdasarkan Uji t secara parsial faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan terhadap keterlambatan palaksanaan proyek-proyek peningkatan jalan di Kabupaten Probolinggo adalah faktor Material (X1), dengan thitung = 2.796 > dari ttabel = 2.034, Tenaga Kerja (X2) dengan thitung = 2.347 > dari ttabel = 2.034, Peralatan (X3)  dengan thitung = 2.558 > dari ttabel = 2.034. faktor yang paling dominannya adalah faktor Material (X1) dengan koefisien standardize β sebesar 0.390. Oleh kerena itu Strategi yang digunakan untuk mengatasinya adalah kontraktor melakukan perjanjian kontrak dengan penyedia lain sebagai cadangan material, Kontraktor harus mendatangkan tenaga kerja terampil dari luar daerah sesuai kebutuhan dalam melaksanakan pekerjaan dan Kontraktor harus mendatangkan peralatan sewa dengan kondisi yang baik di lokasi pekerjaan.