open access

Abstract

Penjadwalan pada Proyek Gedung Perpustakaan Politeknik Negeri Banyuwangi dilakukan dengan menggunakan metode bar chart dan kurva “S”, dan metode tersebut digunakan karena mudah dalam pembuatannya, mudah dimengerti dan dapat digunakan untuk memonitor pelaksanaan proyek. Jadwal waktu proyek tersebut adalah 144 hari. Saat ini proyek tersebut sudah selesai, tapi melebihi batas waktu penyelesaian proyek. Maka perlu dilakukan penelitian tentang penjadwalan proyek agar proyek tersebut tepat waktu dan ke depan menjadi acuan dalam pembuatan rencana anggaran biaya.

Untuk mengembalikan jadwal proyek seperti semula maka diperlukan suatu evaluasi scedulling  proyek agar proyek tepat waktu. Metode analisis tersebut adalah Metode Least Cost Analysis. Tujuan metode Least Cost Analysis adalah mendapatkan besarnya percepatan waktu, untuk memperoleh durasi yang sesuai dengan target, memperoleh biaya yang dihemat.

Hasil yang diperoleh dengan menerapkan metode Least Cost Analysisa dalah memperoleh percepatan waktu penjadwalan pelaksanaan pembangunan gedung Perpustakaan Politeknik Negeri Banyuwangiyaitu 16 hari atau 0.11 % dari jadwal waktu normal proyek yaitu 144 hari menjadi 128 hari, dan memperoleh penghematan biaya pada percepatan waktu penjadwalan pelaksanaan pembangunan gedung yaitu Rp 4.237.996,- atau 0.11 % dari biaya kontrak yang disetujui oleh kedua pihak yaitu Rp 3.788.803.879,-.