open access

Abstract

Tujuan Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pelaku bisnis  konstruksi di semua bidang dalam mengantisipasi risiko-risiko pada proyek dalam perhitungan analisa sumber daya, menyiapkan Anggaran Biaya Lapangan, dan menghindari   kerugian akibat timbulnya inflasi atau cost management. Tidak semua kontrak bisa diberlakukan penyesuaian harga. Kontrak yang bersifat tahun tunggal (single year) tidak diberlakukan penyesuaian harga, meskipun tidak menutup kemungkinan hal ini terjadi. Penyesuaian harga pada umumnya diberikan kepada kontrak–kontrak yang bersifat multi years Metode dan prosedur yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan dan mendapatkan jawaban atas permasalahan dalam penelitian. Penelitian ini dengan melakukan pemodelan analisa indeks eskalasi harga satuan untuk dapat melihat pengaruh tiap indeks pada perhitunganya yang tujuannya untuk menemukan sesuatu berupa besaran biaya eskalasi harga satuan. Dan  mencoba menangkap fenomena ketidak pastian dalam pelaksanaan proyek konstruksi yang disebabkan oleh faktor durasi masa pelaksanaan proyek yang lebih dari delapan belas bulan yang akan menimbulkan risiko pada pelaksanaan proyek konstruksi yang berdampak kerugian. Hasil penelitian analisa indeks eskalasi harga satuan menunjukkan bahwa terjadi kenaikan nilai kontrak sebesar 1.364% setara Rp. 2.883.900.000,- dari nilai kontrak awal Rp. 211.374.500.000,- menjadi Rp. 214.258.400.000,-. Beberapa pekerjaan yang mengalami kenaikan penyesuaian harga adalah divisi pekerjaan drainase, pekerjaan tanah, pekerjaan perkerasan bahu jalan, pekerjaan perkerasan berbutir, pekerjaan perkerasan aspal, dan pekerjaan struktur.