Evaluasi Sistem Manajemen Mutu Pada Proyek Konstruksi Pembangunan Jembatan 70 M 2 Span Stressed Box Girder Double Cell Be Mos River Casnafar Dare, Municipality of Dili, Timor Leste
Main Article Content
Abstract
Pembangunan jembatan merupakan komponen penting dalam sistem transportasi modern dan konektivitas regional. Selain itu, proyek ini berpengaruh besar terhadap perkembangan masyarakat saat ini. Evaluasai Manajemen mutu untuk proyek semacam ini memiliki dampak yang signifikan, baik dari segi ekonomi maupun sosial. Pembangunan jembatan umumnya berada di jaringan jalan lokal dan melibatkan berbagai masalah kompleks yang bisa diatasi secara efektif melalui penerapan manajemen mutu.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode survei melalui pengiriman langsung kuesioner kepada anggota kontraktor, konsultan perencana, serta konsultan manajemen konstruksi. Cara pengiriman kuesioner melalui chat personal dan melalui e-mail dalam bentuk google form yang beroperasi di wilayah Timor Leste. Hasil penelitian mendapatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi Sistem Manajemen Mutu pada Proyek Konstruksi Pembangunan Jembatan antara lain: Langkah-langkah proses pengendalian mutu (X1) dengan nilai pengaruh sebesar 0,273, alat manajemen mutu (X2) dengan nilai pengaruh sebesar 0,242, inspeksi dan pengujian pekerjaan yang dieksekusi (X3) dengan nilai pengaruh sebesar 0.303, kualitas material prestreesing (X4) dengan nilai pengaruh sebesar 0,321. Hasil analisis menunjukan Faktor yang paling dominan mempengaruhi Sistem Manajemen Mutu antara lain Inspeksi dan Pengujian Pekerjan yang Dieksekusi (X3) dengan nilai pengaruh sebesar 0.303.