Pengaruh Daya Dan Kecepatan Pemotongan Fiber Laser Cutting Pada Baja A36 Dengan Ketebalan 6 mm Terhadap Kekasaran Permukaan

  • Muhammad Syafrin Dzulfikri Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Djoko Hari Praswanto Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Masalah umum dalam proses pemotongan laser adalah adanya kecacatan, yang dapat berupa permukaan kasar atau bahkan produk yang tidak terpotong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh daya dan kecepatan pemotongan fiber laser cutting terhadap kekasaran permukaan baja A36 dengan ketebalan 6 mm. Eksperimen dilakukan menggunakan mesin fiber laser cutting dengan variasi daya 1500, 1350, dan 1200 watt, serta kecepatan pemotongan 1500 mm/min, 1000 mm/min, dan 500 mm/min. Uji kekasaran permukaan dilakukan menggunakan Surface Roughness Tester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya yang lebih tinggi dapat meningkatkan kekasaran permukaan jika tidak diimbangi dengan kecepatan pemotongan yang tepat. Pada daya 1500 watt dan kecepatan pemotongan 1000 mm/min, nilai kekasaran Ra tercatat sebesar 2,005 µm, Rq 2,862 µm, Rt 5,834 µm, dan Rz 8,076 µm. Selain itu, kecepatan pemotongan juga berpengaruh terhadap kekasaran permukaan; semakin cepat pemotongan, semakin halus hasilnya. Variasi parameter yang paling optimal untuk pemotongan baja A36 setebal 6 mm dengan fiber laser cutting adalah pada kecepatan 1000 mm/min, yang menghasilkan nilai kekasaran permukaan Ra rata-rata terendah 2,857 µm dan tertinggi 16,35 µm. Rata-rata Rq berada pada 2,862 µm hingga 47,37 µm, dan Rt bervariasi antara 5,834 µm hingga 17,24 µm, sementara Rz berkisar antara 8,076 µm hingga 46,25 µm.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-04-17
Section
Articles