Analisa Sifat Fisik Biodiesel Ampas Kelapa Melalui Proses Mikroemulsi Menggunakan Katalis Bentonit

  • Achmad Faisal Bahri Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Eko Yohanes Setyawan Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Adhy Ariyanto Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik biodiesel yang dihasilkan dari ampas kelapa melalui proses mikroemulsi dengan menggunakan katalis bentonit. Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Penggunaan ampas kelapa sebagai bahan baku bertujuan untuk memanfaatkan limbah organik serta mengurangi pencemaran lingkungan. Proses mikroemulsi dilakukan dengan mencampurkan minyak hasil ekstraksi ampas kelapa, etanol, butanol, dan katalis bentonit dalam berbagai variasi berat (5–25 gram). Setelah melalui tahap catalytic cracking, sampel diuji terhadap sifat fisik meliputi densitas, viskositas, dan flash point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bentonit berpengaruh terhadap sifat fisik biodiesel, dengan nilai optimum viskositas dan densitas berada pada penggunaan bentonit 10 gram, yaitu masing-masing 2,67 cSt dan 890 kg/m³ yang sesuai dengan standar mutu biodiesel. Namun, seluruh nilai flash point masih di bawah standar (130 °C), yang mengindikasikan masih adanya senyawa volatil yang belum terserap sempurna. Dengan demikian, penggunaan bentonit dalam proses mikroemulsi memiliki potensi dalam meningkatkan kualitas biodiesel, namun diperlukan tahap pemurnian lanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-20
Section
Articles